Tak Mampu Giring pakai Gajah Jinak, BKSDA Giring Gajah Liar Pakai Alat Berat
Minggu, 21 Maret 2021 - 05:44 WIB
Baca: Kawanan Gajah Liar Ngamuk di Bener Meriah, 1 Rumah dan 6 Tiang Listrik Tumbang
Kepala CRU DAS Peusangan, Syahrul Rizal mengatakan, tim gabungan dari BKSDA Aceh, DLHK Aceh, Dokter Hewan PKSL USK, Tim Delapan, serta Muspika Kecamatan Pintu Rime Gayo telah berhasil melakukan transloksi (pemindahan) satu ekor gajah liar jantan ke habitatnya di Sayeng, Kampung Negeri Antara, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah.
Proses translokasi gajah liar tersebut memakan waktu sekitar 13 jam, sejak pukul 15.00 WIB hingga selesai sekira pukul 04.00 WIB pagi.
Dalam proses transloksi tadi malam, pihaknya harus menarik menggunakan Beko.
"Gajah liar jantan yang kita giring badannya sangat besar, maka harus menggunakan Beko, kita tetap menerapkan SOP-nya, " ungkap Syahrul.
Kepala CRU DAS Peusangan, Syahrul Rizal mengatakan, tim gabungan dari BKSDA Aceh, DLHK Aceh, Dokter Hewan PKSL USK, Tim Delapan, serta Muspika Kecamatan Pintu Rime Gayo telah berhasil melakukan transloksi (pemindahan) satu ekor gajah liar jantan ke habitatnya di Sayeng, Kampung Negeri Antara, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah.
Proses translokasi gajah liar tersebut memakan waktu sekitar 13 jam, sejak pukul 15.00 WIB hingga selesai sekira pukul 04.00 WIB pagi.
Dalam proses transloksi tadi malam, pihaknya harus menarik menggunakan Beko.
"Gajah liar jantan yang kita giring badannya sangat besar, maka harus menggunakan Beko, kita tetap menerapkan SOP-nya, " ungkap Syahrul.
Lihat Juga :