Tersangka Tewasnya Mahasiswa IAIN Bone Usai Diksar Mapala Bertambah Jadi 16 Orang

Jum'at, 19 Maret 2021 - 05:10 WIB
Ardy Yusuf menambahkan bahwa walau ada bantahan dari pihak kampus, namun pihaknya menyimpulkan bahwa kematian irsan karena adanya tindak kekerasan atau penganiayaan secara bersama-sama yang dilakukan oleh panitia diksar.

Hal itu sesuai dari hasil penyidikan dan pemeriksaan sejumlah saksi dan gelar perkara yang dilakukan. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya kini pelaku mendekam ditahanan Polres Bone dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara

Baca juga: Diksar Maut, Satu Siswa Tewas Diduga Dianiaya di Luwu Timur, Korban Lain Memprihatinkan

Diketahui, Diksar Mapala yang dilakukan oleh organisasi mahasiswa pencinta alam IAIN bone sulawesi selatan/ pada tanggal 5-12 maret 2021 lalu mengakibatkan seorang peserta meninggal dunia.

Korban yang bernama irsan meninggal setelah pulang dari diksar, tepatnya tiga hari setelah acara tersebut berakhir dengan sejumlah luka lebam di tubuhnya. Kematian irsan pun tidak diterima oleh keluarganya hingga melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Bone.
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!