Rentan Tertular COVID-19, Kiriman APD ke RS Tak Boleh Putus
Selasa, 19 Mei 2020 - 15:45 WIB
Ia melanjutkan, bantuan APD yang dikirimkan hari ini biasanya hanya cukup dipakai sehari. Bahkan, terkadang tenaga medis yang tidak menangani langsung pasien COVID-19 , mereka diberikan APD seadanya, padahal mereka inilah yang justru rentan tertular.
"Jadi, sebenarnya memang tidak boleh, tapi masalahnya ini APD mereka terbatas, sehingga memang butuh banyak," tegasnya.
Wakil Koordinator Hubungan Masyarakat Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Surabaya, M. Fikser menambahkan, para petugas medis menjadi perhatian khusus karena posisinya sebagai garda terdepan.
"Meskipun beberapa barang cukup langka dicari, namun pemkot terus berusaha memperoleh APD itu untuk keperluan tim medis ini. Ini bukti bahwa kami terus peduli dan perhatikan tim medis itu," kata Fikser.
Bahkan, ada beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga turut memproduksi APD itu secara mandiri. Pemkot juga melibatkan UMKM untuk membuat APD itu secara mandiri. Akhirnya, hingga saat ini sudah banyak APD yang disebarkan oleh pemkot.
"Jadi, sebenarnya memang tidak boleh, tapi masalahnya ini APD mereka terbatas, sehingga memang butuh banyak," tegasnya.
Wakil Koordinator Hubungan Masyarakat Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Surabaya, M. Fikser menambahkan, para petugas medis menjadi perhatian khusus karena posisinya sebagai garda terdepan.
"Meskipun beberapa barang cukup langka dicari, namun pemkot terus berusaha memperoleh APD itu untuk keperluan tim medis ini. Ini bukti bahwa kami terus peduli dan perhatikan tim medis itu," kata Fikser.
Bahkan, ada beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga turut memproduksi APD itu secara mandiri. Pemkot juga melibatkan UMKM untuk membuat APD itu secara mandiri. Akhirnya, hingga saat ini sudah banyak APD yang disebarkan oleh pemkot.
Lihat Juga :