Santoso Jadi Wali Kota Blitar, Khofifah Minta Waspadai Bahaya Terorisme
Selasa, 19 Mei 2020 - 13:56 WIB
“Kota Blitar jangan dipikir hanya berapa kecamatan. Tapi pikiran gerakan inisiasi yang bisa memberikan pondasi dan pilar terhadap teguhnya NKRI harus diinisasi oleh siapapun, di mana saja, dan kapan saja," kata dia meminta.
Menurut Khofifah, Santoso punya waktu sembilan bulan menyelesaikan tugasnya sebagai wali kota. Artinya dia tidak membutuhkan wakil sebagai pendamping. Namun mantan menteri sosial itu mengingatkan tugas berat disisa masa jabatan tersebut.
Santoso harus segera menyelesaikan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang direvisi karena merebaknya COVID-19. "Mari mencintai negeri ini dengan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” kata dia.
Sementara itu, Wali Kota Blitar Santoso menyatakan akan menggerakkan tiga pilar, TNI, Polri dan pemerintah daerah dalam mengatasi penyebaran COVID-19.
Selama ini, kata dia, untuk COVID-19, banyak dari pasien yang terjangkit merupakan pekerja yang bekerja dari luar Blitar. “Sehingga, kami terus melihat perkembangan penyebaran terutama orang yang datang dari luar Kota Blitar,” kata dia.
Menurut Khofifah, Santoso punya waktu sembilan bulan menyelesaikan tugasnya sebagai wali kota. Artinya dia tidak membutuhkan wakil sebagai pendamping. Namun mantan menteri sosial itu mengingatkan tugas berat disisa masa jabatan tersebut.
Santoso harus segera menyelesaikan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang direvisi karena merebaknya COVID-19. "Mari mencintai negeri ini dengan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” kata dia.
Sementara itu, Wali Kota Blitar Santoso menyatakan akan menggerakkan tiga pilar, TNI, Polri dan pemerintah daerah dalam mengatasi penyebaran COVID-19.
Selama ini, kata dia, untuk COVID-19, banyak dari pasien yang terjangkit merupakan pekerja yang bekerja dari luar Blitar. “Sehingga, kami terus melihat perkembangan penyebaran terutama orang yang datang dari luar Kota Blitar,” kata dia.
(nth)
Lihat Juga :