Program BPUM Berlanjut, Dewan Minta Hak Penerima Disalurkan dengan Baik
Kamis, 11 Maret 2021 - 13:50 WIB
Selanjutnya, Taufik menilai, program BPUM senilai Rp2,4 juta tersebut setidaknya mampu membuat pelaku usaha mikro bertahan di tengah pandemi. Dia juga mengimbau kepada pelaku usaha mikro yang belum berhasil mendapatkan BPUM agar tetap bersabar dan berdoa.
“Disituasi pandemi, program ini sangat bermanfaat bagi pelaku usaha mikro, paling tidak usahanya tetap bertahan dan Kepada pelaku usaha yang belum berkesempatan untuk menerima BPUM , semoga tetap bersabar dan berdoa. Sebab, rezeki tidak pernah tertukar,” tutupnya.
Sementara, Ketua Komisi B DPRD Bulukumba , Fahidin HDK meminta Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KUKM) untuk tidak main-main dalam menyalurkan BPUM tersebut.
“Kalau memang ada yang lakukan pemotongan anggaran bantuan tersebut, penjahat itu. Jangan hak orang dipotong-potong seperti itu,” katanya.
Fahidin memastikan, DPRD akan melakukan penelusuran terkait penyaluran BPUM untuk mengetahui apakah terjadi pemotongan bantuan atau tidak.
“Saya pastikan kalau ada yang lakukan akan kami panggil itu, cuma ini masih dugaan perlu konfirmasi tapi kalau benar itu komisi B pasti akan berteriak mencari tau,” tegasnya.
Menurut Fahidin, program BPUM yang berasal dari pemerintah ini sangat baik sehingga bantuan tersebut tidak boleh dipermainkan pihak manapun.
Baca Juga: Bulukumba Dinobatkan Jadi Daerah Peduli Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
“Disituasi pandemi, program ini sangat bermanfaat bagi pelaku usaha mikro, paling tidak usahanya tetap bertahan dan Kepada pelaku usaha yang belum berkesempatan untuk menerima BPUM , semoga tetap bersabar dan berdoa. Sebab, rezeki tidak pernah tertukar,” tutupnya.
Sementara, Ketua Komisi B DPRD Bulukumba , Fahidin HDK meminta Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KUKM) untuk tidak main-main dalam menyalurkan BPUM tersebut.
“Kalau memang ada yang lakukan pemotongan anggaran bantuan tersebut, penjahat itu. Jangan hak orang dipotong-potong seperti itu,” katanya.
Fahidin memastikan, DPRD akan melakukan penelusuran terkait penyaluran BPUM untuk mengetahui apakah terjadi pemotongan bantuan atau tidak.
“Saya pastikan kalau ada yang lakukan akan kami panggil itu, cuma ini masih dugaan perlu konfirmasi tapi kalau benar itu komisi B pasti akan berteriak mencari tau,” tegasnya.
Menurut Fahidin, program BPUM yang berasal dari pemerintah ini sangat baik sehingga bantuan tersebut tidak boleh dipermainkan pihak manapun.
Baca Juga: Bulukumba Dinobatkan Jadi Daerah Peduli Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Lihat Juga :