Dugaan Pelanggaran Prokes Wali Kota Blitar, PDIP Serahkan ke Hukum
Rabu, 10 Maret 2021 - 08:09 WIB
PDI Perjuangan belum akan mengambil sikap atas polemik pesta tasyakuran Wali Kota Blitar Santoso yang diduga melanggar protokol kesehatan (prokes). (Ist)
BLITAR - PDI Perjuangan belum akan mengambil sikap atas polemik pesta tasyakuran Wali Kota Blitar Santoso yang diduga melanggar protokol kesehatan (prokes).
Selaku partai pengusung Santoso dalam Pilkada serentak 2020, PDIP memilih menyerahkan persoalan kepada proses hukum yang berjalan. "Kita ikuti aturan yang berlaku mas," ujar Ketua DPC PDI P Kota Blitar Sahrul Alim kepada Sindonews.com Selasa (9/3/2021).
Pesta tasyakuran yang melibatkan relawan pemenangan pilkada 2020 tersebut, menjadi polemik setelah diduga melanggar protokol kesehatan.
Pesta berlangsung di gedung Kusumo Wicitro yang berada satu komplek dengan rumah dinas Wali Kota Blitar Santoso. Dalam rekaman video berdurasi 4 menit 28 detik, Santoso terlihat tidak mengenakan masker.
Selaku partai pengusung Santoso dalam Pilkada serentak 2020, PDIP memilih menyerahkan persoalan kepada proses hukum yang berjalan. "Kita ikuti aturan yang berlaku mas," ujar Ketua DPC PDI P Kota Blitar Sahrul Alim kepada Sindonews.com Selasa (9/3/2021).
Pesta tasyakuran yang melibatkan relawan pemenangan pilkada 2020 tersebut, menjadi polemik setelah diduga melanggar protokol kesehatan.
Pesta berlangsung di gedung Kusumo Wicitro yang berada satu komplek dengan rumah dinas Wali Kota Blitar Santoso. Dalam rekaman video berdurasi 4 menit 28 detik, Santoso terlihat tidak mengenakan masker.
Lihat Juga :