Gerakan Santri Bermasker, Kapolresta Malang Kota: Kita Bangun Kolaborasi Lawan COVID-19

Jum'at, 26 Februari 2021 - 07:57 WIB
Dalam gerakan santri bermasker ini, ada 1,2 juta masker yang dibagikan secara serentak. Jenderal polisi bintang dua ini sangat mengapresiasi sinergitas antar elemen masyarakat, tokoh masyarakat, tokoh agama, TNI, Polri, dan pemerintah daerah di Jatim, dalam penanganan COVID-19.

Baca juga: Kisah Kejayaan Majapahit dan Mitos-mitos Misterius yang Menyelubunginya

Pencanangan gerakan santri bermasker secara daring, juga disambut antusias berbagai elemen masyarakat di Kota Malang. Dalam video conference yang dilaksanakan di Ruang Ekeskutif Polresta Malang Kota, sejumlah tokoh hadir untuk mendukung gerakan pencegahan penularan COVID-19 ini.



Selain Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol. Leonardus Simarmata, selaku tuan rumah, pencanagan gerakan santri bermasker juga dihadiri Dandim 0833 Kota Malang, Letkol Arm Ferdian Primadona; Kepala Kantor Kemenag Kota Malang; Muhtar Hazawawi; Sekretaris PCNU Kota Malang, Asif Hudairi; Ketua 1 Bidang Tabligh PDM Kota Malang, Abd Rakhine; Wakil Ketua MUI Kota Malang, KH. Chamzawi; Pimpinan Ponpes Ianatut Tholibin, KH. Saifudin Zuhri; dan Pimpinan Ponpes Bahrul Maghfiroh Asy Syafi’iyah, M. Bisri.

Menurut Leonardus Simarmata, gerakan santri bermasker yang merupakan kolaborasi antar elemen masyarakat ini, sangat penting dalam mencegah dan menanggulangi COVID-19. "Kita bagun kolaborasi dengan pondok pesantren di Kota Malang, salah satunya memberikan dukungan masker agar para santri terhindar dari penularan COVID-19," tuturnya.

Baca juga: Denpasar Gempar, Istri Melahirkan di RS Suami Perkosa Anak Kandung yang Masih 8 Tahun
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!