2001 Perusahaan di Karawang-Bekasi Laporkan Kasus COVID, PHK Meningkat

Sabtu, 13 Februari 2021 - 10:37 WIB
Sejumlah pekerja pabrik mengenakan masker untuk mencegah pandemi COVID-19. (Foto/Ilustrasi)
BANDUNG - Sebanyak 2001 perusahaan di Provinsi Jawa Barat melaporkan kasus COVID-19 di lingkungan kerjanya. Jumlah tersebut diprediksi jauh lebih kecil dibandingkan kenyataan di lapangan karena diduga banyak perusahan yang tidak melapor. Baca juga: Heboh, Ibu Muda di Cianjur Ini Hamil Satu Jam Langsung Melahirkan

Laporan yang diterima Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Jabar itu, kasus COVID-19 di lingkungan perusahaan didominasi perusahaan-perusahaan yang berlokasi di Karawang dan Bekasi.



"Perusahaan besar cenderung lebih disiplin melaporkan kasus, meski ada juga temuan yang tidak melapor. Sedangkan perusahaan skala kecil banyak yang tidak disiplin melaporkan kasus," ungkap Kepala Disnakertrans Jabar, Taufik Garsadi, Sabtu (13/2/2021).

"Yang melaporkan kasus (COVID-19) sejauh ini ada 2.001 perusahaan, tapi angka riilnya diduga jauh lebih besar. Perusahaan kecil banyak yang diam jika ditemukan ada kasus positif. Mereka baru melapor jika ada petugas Pengawas K3," papar Taufik melanjutkan. Baca juga: 45 Desa di Majalengka Diterjang Bencana dalam Sepekan
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!