Wastafel Bergambar AHY Mendadak Hilang, Kader Demokrat Purwakarta Meradang
Rabu, 10 Februari 2021 - 13:26 WIB
Partai Demokrat Purwakarta, kata dia, sebagai organisasi yang membela kepentingan politik anggota, masyarakat, bangsa dan negara. Selain itu, berdasarkan intruksi AHY sebagai Ketua Umum DPP Partai Demokrat pada 23 Maret 2020 tentang Gerakan Nasional Demokrat Lawan Corona. Baca: Karantina Semarang Gagalkan Penyelundupan 23 Paruh Burung Rangkong dari Kalimantan.
"Selanjutnya Partai Demokrat Purwakarta membagi-bagikan masker, hand sanitizer, sembako dan tempat cuci tangan gratis untuk masyarakat Purwakarta. Barangkali semua sudah sepakat bahwa pandemi COVID-19 yang sedang terjadi, dalah masalah bersama yang membutuhkan kontribusi sekecil apapun dari seluruh pihak untuk mengakhirinya," ujar dia. Baca Juga: Sejumlah Desa di Sidoarjo Mulai Laksanakan PPKM Mikro.
Kalaupun , kata dia, ada penolakan terhadap tempat cuci tangan pemberian Partai Demokrat Purwakarta, bisa disebut sikap menghambat penerapan prokes. Dia berharap, dengan adanya gambar maupun logo Partai Demokrat pada tempat cuci tangan, bukanlah dalam konteks kampanye. "Terkecuali pemasangan logo atau tokoh Partai Demokrat pada wastafel disaat pemilihan umum, baru bisa diseut kental muatan politis," pungkasnya.
"Selanjutnya Partai Demokrat Purwakarta membagi-bagikan masker, hand sanitizer, sembako dan tempat cuci tangan gratis untuk masyarakat Purwakarta. Barangkali semua sudah sepakat bahwa pandemi COVID-19 yang sedang terjadi, dalah masalah bersama yang membutuhkan kontribusi sekecil apapun dari seluruh pihak untuk mengakhirinya," ujar dia. Baca Juga: Sejumlah Desa di Sidoarjo Mulai Laksanakan PPKM Mikro.
Kalaupun , kata dia, ada penolakan terhadap tempat cuci tangan pemberian Partai Demokrat Purwakarta, bisa disebut sikap menghambat penerapan prokes. Dia berharap, dengan adanya gambar maupun logo Partai Demokrat pada tempat cuci tangan, bukanlah dalam konteks kampanye. "Terkecuali pemasangan logo atau tokoh Partai Demokrat pada wastafel disaat pemilihan umum, baru bisa diseut kental muatan politis," pungkasnya.
(nag)
Lihat Juga :