HUT Bulukumba ke-61, Begini Harapan Pembuat Kapal Pinisi
Jum'at, 05 Februari 2021 - 14:47 WIB
Wahab juga menginginkan agar gerakan pembibitan pohon bahan baku pembuatan kapal, seperti di Kendari dapat dilakukan. Dengan gerakan ini, ia berharap industri kapal pinisi tetap ada hingga ke generasi penerus nantinya.
Apa yang disampaikan Wahab ini, sejalan dengan penekanan UNESCO saat penetapan pinisi sebagai warisan budaya takbenda di pulau Jeju, Korea Selatan. Di mana ditekankan perlunya membuat program menjaga ketersediaan bahan baku, khususnya kayu bagi keberlanjutan pembuatan kapal pinisi .
Baca juga: Pemkab Bulukumba Akhirnya Punya Aset Kapal Pinisi
Sementara itu, pekerja kapal pinisi asal Ara, Arianto berharap, upah pekerja kapal pinisi bisa naik.
“Semoga pinisi semakin banyak dibuat di Bontobahari supaya pekerja kapal bisa sejahtera dan upah pekerja harus dinaikkan dari Rp180.000 perhari menjadi Rp200.000 perhari,” tuturnya.
Apa yang disampaikan Wahab ini, sejalan dengan penekanan UNESCO saat penetapan pinisi sebagai warisan budaya takbenda di pulau Jeju, Korea Selatan. Di mana ditekankan perlunya membuat program menjaga ketersediaan bahan baku, khususnya kayu bagi keberlanjutan pembuatan kapal pinisi .
Baca juga: Pemkab Bulukumba Akhirnya Punya Aset Kapal Pinisi
Sementara itu, pekerja kapal pinisi asal Ara, Arianto berharap, upah pekerja kapal pinisi bisa naik.
“Semoga pinisi semakin banyak dibuat di Bontobahari supaya pekerja kapal bisa sejahtera dan upah pekerja harus dinaikkan dari Rp180.000 perhari menjadi Rp200.000 perhari,” tuturnya.
(luq)
Lihat Juga :