Diterjang Pandemi COVID-19, Ekonomi Jatim Selama 2020 Minus 2,39 Persen

Jum'at, 05 Februari 2021 - 14:40 WIB
ilustrasi
SURABAYA - Pandemi COVID-19 membuat ekonomi Jawa Timur (Jatim) babak belur. Selama 2020, perekonomian di provinsi berpenduduk 40,6 juta jiwa ini terkontraksi atau -2,39%. Sedangkan di triwulan IV 2020, ekonomi Jatim terkontraksi -2,64%.

Dari sisi produksi, sebagian besar lapangan usaha mengalami kontraksi. Beberapa lapangan usaha yang masih tumbuh tinggi adalah Informasi dan Komunikasi sebesar 9,83%. Diikuti Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial sebesar 8,70% serta Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang sebesar 5,03%.



Baca juga: Lereng Gunung Wilis Longsor, Empat Rumah Warga Rusak

“Pertumbuhan lapangan usaha Informasi dan Komunikasi akibat adanya pemberlakuan WFH (Work From Home) dan SFH (School From Home). Sehingga meningkatkan trafik data provider seluler serta meningkatnya penggunaan aplikasi rapat virtual seperti Zoom Meeting, seminar daring,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim Dadang Hardiwan, Jumat (5/2/2021).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!