Peluang di Tengah Pandemi dan Rekrut Karyawan Terkena PHK

Sabtu, 16 Mei 2020 - 18:55 WIB
Menurut dia, penyebaran virus corona atau COVID-19 di dunia, termasuk ke Indonesia berdampak ke sejumlah sektor usaha di Tanah Air. Mulai dari pariwisata hingga perdagangan, namun tidak dengan sektor pertanian.

Dedi Nursyamsi mengatakan, sektor pertanian justru menjadi pengaman dalam menghadapi wabah COVID-19. Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP). ndonesia sebagai negara agraris memiliki potensi besar untuk sektor pertanian.

Adanya wabah ini justru pertanian harus makin digenjot karena masyarakat sangat membutuhkan panganan yang sehat.

"Adanya musibah wabah virus Covid-19 ini tidak boleh membuat aktivitas pertanian berhenti. Melalui 3 pilar penyuluhan, pelatihan dan pendidikan kami terus optimalkan SDM Pertanian untuk menggenjot produksi dan produktivitas bahkan ekspor,” kata Dedi Nursyamsi.

Dedi menjelaskan, pelaku di industri pertanian harus bisa memanfaatkan peluang di tengah pandemi COVID-19 ini. "Pandemi membuat aktivitas impor akan mandeg. Ini peluang buat petani kita untuk meningkatkan produksinya dan olahannya terutama dalam 11 komoditas pangan seperti padi, jagung, kedelai, daging sapi, daging ayam, telur, bawang merah, cabai merah, dan sebagainya. Masyarakat akan lebih banyak konsumsi produk lokal dan tentunya yang sehat," kata Dedi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!