Wabup Muratara Menerima Suntikan Pertama Vaksin Sinovac

Selasa, 02 Februari 2021 - 06:41 WIB
Devi juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama berdoa semoga tidak ada lagi warga yang terdampak COVID-19 di Muratara. Selain itu juga ia mengingatkan meski sudah ada vaksin namun masyarakat harus tetap mematuhi protokol kesehatan. Caranya dengan menerapkan 3M, yaitu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, serta menjaga jarak atau tidak berkerumun. Baca: Nekat Buka Saat Jam Malam, Satgas COVID-19 Sidoarjo Tutup Paksa Minimarket dan Warkop.



Ditambahkan Devi, usai menerima vaksin tidak ada reaksi apapun dan kondisi tubuhnya baik-baik saja. "Setelah divaksin saya diobservasi dulu, karena dokter mau lihat reaksinya, tidak ada reaksi apapun, Alhamdulillah saya baik-baik saja," ungkapnya.

Sementara itu Kapolres Muratara AKBP Eko Sumaryanto usai divaksin tak merasakan reaski apapun. "Biasa saja, rasanya seperti disuntik biasa, tadi kita juga disuruh nunggu 30 menit (observasi), tidak ada efek samping apapun, saya masih sehat toh," ujarnya. Baca Juga: Berkecepatan Tinggi dan Hilang Kendali, Truk Tabrak Pembatas Jalan Nasional Medan-Aceh.

Sementara itu saat vaksin berlangsung, Bupati Muratara H. Syarif Hidayat tidak tanpa di suntik walau pun namanya masuk dalam 10 pejabat publik pertama penerima suntik vaksin COVID-19. Alasannya ia tidak disuntik vaksin COVID-19 karena usianya sudah melewati batasan usia yang diperkenankan untuk vaksin.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!