Pandemi COVID-19, Transaksi Belanja Online di Jawa Timur Meningkat
Rabu, 20 Januari 2021 - 09:15 WIB
Berdasarkan metode pembayaran, sebesar 36,42% menggunakan uang elektronik, 33,66% menggunakan transfer bank, dan 9,64% menggunakan kartu kredit.
"BI melalui program Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS) akan terus dimasifkan, utamanya untuk pembayaran transaksi e-commerce yang selama ini masih menggunakan sistem bayar tunai pada saat COD (Cash on Delivery) nantinya bisa dilakukan secara non-tunai melalui scan QRIS," tandas Difi.
Sebaliknya, alat pembayaran non-tunai yang menggunakan kartu (APMK) seperti kartu ATM kredit dan debit justru mengalami penurunan. Yakni dari 26,4 juta kartu pada triwulan II 2020 menjadi 26,4 juta kartu pada triwulan III 2020.
Baca juga: Terima 3 Penghargaan MURI, Ketua PDIP Jatim Sebut Kader Partai Harus Peduli Lingkungan
APMK ini didominasi kartu debit 23,31 juta kartu atau 89,15%. Disusul kartu kredit 2,1 juta atau 7,69% dan kartu ATM 826.000 kartu atau 3,16%. Total transaksi di triwulan III 2020 mencapai Rp149,65 triliun, atau naik 11,94% dari triwulan sebelumnya.
"BI melalui program Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS) akan terus dimasifkan, utamanya untuk pembayaran transaksi e-commerce yang selama ini masih menggunakan sistem bayar tunai pada saat COD (Cash on Delivery) nantinya bisa dilakukan secara non-tunai melalui scan QRIS," tandas Difi.
Sebaliknya, alat pembayaran non-tunai yang menggunakan kartu (APMK) seperti kartu ATM kredit dan debit justru mengalami penurunan. Yakni dari 26,4 juta kartu pada triwulan II 2020 menjadi 26,4 juta kartu pada triwulan III 2020.
Baca juga: Terima 3 Penghargaan MURI, Ketua PDIP Jatim Sebut Kader Partai Harus Peduli Lingkungan
APMK ini didominasi kartu debit 23,31 juta kartu atau 89,15%. Disusul kartu kredit 2,1 juta atau 7,69% dan kartu ATM 826.000 kartu atau 3,16%. Total transaksi di triwulan III 2020 mencapai Rp149,65 triliun, atau naik 11,94% dari triwulan sebelumnya.
Lihat Juga :