Ingat, 24 Januari Dermaga Peti Kemas Depapre Beroperasi
Kamis, 14 Januari 2021 - 19:59 WIB
Sementara itu, untuk keamanan bawah laut terutama keamanan dari sisa-sisa ranjau perang dunia kedua, Pihak TNI Angkatan Laut, khususnya Lantamal X Jayapura akan membantu melakukan survey atau penyisiran di bawah laut di sekitar perairan Teluk Tanah Merah.
“Untuk itu, Kami mengharpan pihak Pemerintah Kabupaten Jayapura segera membuat surat permohonan survey kepada pihak TNI Angkatan Laut. Selain survey di perairan Teluk Tanah Merah (Depapre), kami juga akan melakukan survey di Danau Sentani. Dua tempat ini perlu kami lakukan, karena Laut Depapre dan Danau Sentani pernah menjadi basis tentara sekutu pada saat Perang dua kedua,” ungkap Dan Lantamal X Jayapura, Lakasma TNI Yeheskiel Katiandagho, kepada Wartawan di Dermaga Depapre.
Tentang infrastruktur jalan Kemiri – Depapre yang tidak layak untuk menunujang Dermaga Peti Kemas Depapre, Sekwilda Provinsi Papua, Doren Wakerwa mengatakan, Jalan menuju Dermaga Peti Kemas yaitu dari Kemiri – Depapre, merupakan tanggungjawab Pemerintah Provinsi. Untuk itu, Pemerintah Provinsi akan terus melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Jayapura untuk pembangunan jalan itu. “Kami akan usahakan, supaya tahun ini, jalan Kemiri – Depapre sudah rampung,” kata Doren Wakerwa kepada Wartawan di Dermaga Peti Kemas Depapre, Kamis (14/1/2021).
Tentang pentingnya Dermaga Peti Kemas Depapre, Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw melansir pernyataan Presiden Joko Widodo saat pencanangan pada tahun 2015, bahwa Pembangunan dermaga peti kemas ini penting karena jarak 20 Km dari kawasan pelabuhan ini akan dibangun kawasan industri.
“Jadi ada terintegrasi pelabuhan dan kawasan industri,” kata Bupati mengutip pernyataan Presiden Joko Widodo ketika meninjau Dermaga Depapre, Sabtu (30/4/2016).
“Untuk itu, Kami mengharpan pihak Pemerintah Kabupaten Jayapura segera membuat surat permohonan survey kepada pihak TNI Angkatan Laut. Selain survey di perairan Teluk Tanah Merah (Depapre), kami juga akan melakukan survey di Danau Sentani. Dua tempat ini perlu kami lakukan, karena Laut Depapre dan Danau Sentani pernah menjadi basis tentara sekutu pada saat Perang dua kedua,” ungkap Dan Lantamal X Jayapura, Lakasma TNI Yeheskiel Katiandagho, kepada Wartawan di Dermaga Depapre.
Tentang infrastruktur jalan Kemiri – Depapre yang tidak layak untuk menunujang Dermaga Peti Kemas Depapre, Sekwilda Provinsi Papua, Doren Wakerwa mengatakan, Jalan menuju Dermaga Peti Kemas yaitu dari Kemiri – Depapre, merupakan tanggungjawab Pemerintah Provinsi. Untuk itu, Pemerintah Provinsi akan terus melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Jayapura untuk pembangunan jalan itu. “Kami akan usahakan, supaya tahun ini, jalan Kemiri – Depapre sudah rampung,” kata Doren Wakerwa kepada Wartawan di Dermaga Peti Kemas Depapre, Kamis (14/1/2021).
Tentang pentingnya Dermaga Peti Kemas Depapre, Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw melansir pernyataan Presiden Joko Widodo saat pencanangan pada tahun 2015, bahwa Pembangunan dermaga peti kemas ini penting karena jarak 20 Km dari kawasan pelabuhan ini akan dibangun kawasan industri.
“Jadi ada terintegrasi pelabuhan dan kawasan industri,” kata Bupati mengutip pernyataan Presiden Joko Widodo ketika meninjau Dermaga Depapre, Sabtu (30/4/2016).
Lihat Juga :