Ribuan Warga di 3 Desa Kabupaten Pinrang Terisolasi Karena Tanah Ambles
Rabu, 13 Januari 2021 - 21:41 WIB
“Tanah yang labil disertai guyuran hujan dengan intensitas tinggi membuat tanah menjadi ambles . Akses jalan satu-satunya antardesa tertutup jadinya. Ada alternatif melewati Sulawesi Barat, tapi jauh,” kata warga, Rafael Rotte, Rabu (13/1/2021).
Kepala Dusun Salu Lamassa mengatakan, selain faktor tanah yang labil, warga menduga tanah ambles hingga menutup akses jalan lantaran banyaknya penebangan pohon secara liar. Akibatnya, tanah mudah longsor .
“Karena banyak pohon ditebang, sebagian untuk perkebunan, jadinya tebing tidak bisa ditahan. Kalau hujan deras, walaupun sebentar, di sini sering longsor, ” kata Lamassa.
Baca Juga: Harga Pupuk Bersubsidi Naik, Bupati Pinrang Minta Petani Paham
Warga pun berharap agar pemerintah daerah setempat dapat mengerahkan alat berat untuk membersihkan material longsor. Dengan begitu, akses utama warga antardesa dapat dilalui kembali.
Kepala Dusun Salu Lamassa mengatakan, selain faktor tanah yang labil, warga menduga tanah ambles hingga menutup akses jalan lantaran banyaknya penebangan pohon secara liar. Akibatnya, tanah mudah longsor .
“Karena banyak pohon ditebang, sebagian untuk perkebunan, jadinya tebing tidak bisa ditahan. Kalau hujan deras, walaupun sebentar, di sini sering longsor, ” kata Lamassa.
Baca Juga: Harga Pupuk Bersubsidi Naik, Bupati Pinrang Minta Petani Paham
Warga pun berharap agar pemerintah daerah setempat dapat mengerahkan alat berat untuk membersihkan material longsor. Dengan begitu, akses utama warga antardesa dapat dilalui kembali.
(agn)
Lihat Juga :