Curhat Para Napi yang Dapat Asimilasi Menjawab Hujatan Netizen

Jum'at, 17 April 2020 - 10:41 WIB
"Alhamdulillah bisa bebas lebih cepat dan kembali ke keluarga. Sekarang saya belum kerja, tapi saya yakin nanti akan ada rezeki," kata Deri.

Rumah Deri didatangi anggota Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Bandung yang mengirim bantuan paket sembako berisi beras, mie instant, dan hingga minyak goreng. "Sangat membantu untuk makan sehari-hari," ujar dia.

Dua napi asimilasi itu berharap masyarakat tak memberi stigma atau cap buruk kepada mereka.

"Tidak semua bekas napi bakal berbuat jahat lagi. Mayoritas dari kami kapok berurusan sama hukum, apalagi harus masuk penjara," pungkas Deri dan Fadwin.

Diketahui, Kapolrestabes Bandung Kombes Ulung Sampurna Jaya menyalurkan bantuan semboko untuk 136 orang napi asimilasi dan warga terdampak wabah virus Corona. Sebagian kecil bantuan itu diberikan di Mapolrestabes Bandung dan sebagian besar lainnya dibagikan dengan cara diantar ke rumah para penerima.

Dalam kesempata itu, Ulung mengimbau para napi asimilasi untuk tidak berbuat tindak kriminal lagi dan tetap berada di rumah selama pandemi virus Corona masih terjadi.

"Dan tidak mengulangi perbuatan jahat. Jika ada yang mengulangi, akan kami tindak tegas dan kami proses hukum," tegas Ulung.
(awd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!