Lima Objek Wisata Paling Populer dan Unik di Jawa Barat
Senin, 28 Desember 2020 - 06:37 WIB
Riak air dalam kawah yang bertabur asap tipis serta sesekali letupan lumpur hidup menjadikannya sebuah atraksi alam yang tiada duanya. Objek wisata yang terbentuk dari letusan Gunung Patuha pada abad ke-10 masehi itu pertama kali terungkap pada tahun 1837 oleh seorang ilmuwan asal Belanda yang bernama Dr. Franz Wilhelm Junghun.
4. Kampung Naga
Kampung Naga merupakan salah satu objek wisata yang unik di Jabar. Terletak di Desa Neglasari, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, Kampung Naga dikenal dengan karakteristik penduduknya yang masih memegang teguh adat istiadat Sunda peninggalan leluhurnya.
Selain keunikan adat istiadat masyarakatnya, Kampung Naga Kampung memiliki panorama alam yang indah. Berdiri di atas lahan yang subur, Kampung Naga dibatasi oleh hutan keramat di sebelah barat karena di dalam hutan tersebut terdapat makam leluhur masyarakat Kampung Naga.
Sedangkan di sebelah selatan dibatasi sawah-sawah penduduk dan di sebelah utara dan timur dibatasi oleh sungai Ciwulan yang sumber airnya berasal dari Gunung Cikuray di daerah Garut. Dengan luas sekitar satu setengah hektare, sebagian besar lahan Kampung Naga digunakan untuk perumahan, pekarangan, kolam dan selebihnya untuk sawah yang dipanen satu tahun dua kali.
5. Candi Cangkuang
Candi Cangkuang merupakan objek wisata unik lainnya di Jabar. Candi ini terletak di puncak bukit kecil di pulau yang dinamakan Pulo Panjang yang dikelilingi oleh Situ (danau) Cangkuang. Berdampingan dengan Candi Cangkuang di kawasan Pulo Panjang, hingga kini masih terdapat pemukiman masyarakat adat Pulo.
Untuk mengunjungi candi yang diperkirakan dibangun pada abad 8 masehi dan merupakan peninggalan budaya Hindu di Jabar ini, wisatawan dapat menggunakan jasa penyebrangan rakit sambil menikmati panorama alam sekitar yang indah dan menawan.
(Baca juga: Takut Dirazia Usai Berhubungan Seks, Wanita Setengah Telanjang Nekat Loncat dari Lantai 4 Hotel )
Meskipun peninggalan budaya Hindu, namun menariknya, di sekitar candi banyak ditemukan peninggalan Islam di Jabar, di antaranya adanya makam Eyang Embah Dalem Arief Muhammad yang merupakan salah satu penyebar Islam di Jabar. Makan tersebut terletak persis di pinggir candi.
Meski area Candi Cangkuang dikelilingi danau, namun wisatawan tak perlu kesulitan soal akomodasi. Berbagai sarana tersedia di sekitar candi bahkan hingga tempat belanja oleh-oleh yang cukup lengkap.
4. Kampung Naga
Kampung Naga merupakan salah satu objek wisata yang unik di Jabar. Terletak di Desa Neglasari, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, Kampung Naga dikenal dengan karakteristik penduduknya yang masih memegang teguh adat istiadat Sunda peninggalan leluhurnya.
Selain keunikan adat istiadat masyarakatnya, Kampung Naga Kampung memiliki panorama alam yang indah. Berdiri di atas lahan yang subur, Kampung Naga dibatasi oleh hutan keramat di sebelah barat karena di dalam hutan tersebut terdapat makam leluhur masyarakat Kampung Naga.
Sedangkan di sebelah selatan dibatasi sawah-sawah penduduk dan di sebelah utara dan timur dibatasi oleh sungai Ciwulan yang sumber airnya berasal dari Gunung Cikuray di daerah Garut. Dengan luas sekitar satu setengah hektare, sebagian besar lahan Kampung Naga digunakan untuk perumahan, pekarangan, kolam dan selebihnya untuk sawah yang dipanen satu tahun dua kali.
5. Candi Cangkuang
Candi Cangkuang merupakan objek wisata unik lainnya di Jabar. Candi ini terletak di puncak bukit kecil di pulau yang dinamakan Pulo Panjang yang dikelilingi oleh Situ (danau) Cangkuang. Berdampingan dengan Candi Cangkuang di kawasan Pulo Panjang, hingga kini masih terdapat pemukiman masyarakat adat Pulo.
Untuk mengunjungi candi yang diperkirakan dibangun pada abad 8 masehi dan merupakan peninggalan budaya Hindu di Jabar ini, wisatawan dapat menggunakan jasa penyebrangan rakit sambil menikmati panorama alam sekitar yang indah dan menawan.
(Baca juga: Takut Dirazia Usai Berhubungan Seks, Wanita Setengah Telanjang Nekat Loncat dari Lantai 4 Hotel )
Meskipun peninggalan budaya Hindu, namun menariknya, di sekitar candi banyak ditemukan peninggalan Islam di Jabar, di antaranya adanya makam Eyang Embah Dalem Arief Muhammad yang merupakan salah satu penyebar Islam di Jabar. Makan tersebut terletak persis di pinggir candi.
Meski area Candi Cangkuang dikelilingi danau, namun wisatawan tak perlu kesulitan soal akomodasi. Berbagai sarana tersedia di sekitar candi bahkan hingga tempat belanja oleh-oleh yang cukup lengkap.
(msd)
Lihat Juga :