Antisipasi Kerumunan saat Pergantian Tahun, Kawasan CPI-Losari Ditutup 3 Hari
Sabtu, 19 Desember 2020 - 07:24 WIB
Pemerintah Kota Makassar bakal menutup kasawan Anjungan Losari dan Center Poin of Indonesia (CPI) untuk menghindari kerumunan pada malam pergantian tahun. Foto: Sindonews/dok
MAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar memastikan tidak ada pesta kembang api dalam menyambut perayaan malam pergantian tahun. Tempat-tempat yang menjadi pusat tujuan masyarakat seperti kawasan Center Poin of Indonesia (CPI) dan Anjungan Pantai Losari akan ditutup.
Kepala Bidang Oprasional Satpol PP Kota Makassar , Pagar Alam mengatakan, tiga hari sebelum malam pergantian tahun titik-titik kumpul seperti CPI-Anjungan Losari tidak boleh lagi dikunjungi.
Penutupan kawasan itu bertujuan untuk mencegah terjadinya perkumpulan orang. Apalagi, CPI dan Losari dipastikan tak pernah sepi pengunjung di malam pergantian tahun. Tidak hanya warga Kota Makassar , tetapi juga warga dari luar Kota Makassar.
Baca Juga: Realisasi Bapenda Kota Makassar Tahun ini Lampaui Target
"Tempat kumpul seperti CPI dan Losari H-3 tidak boleh lagi dikunjungi. Kawasan itu kita tutup," tegas Pagar Alam.
Sebanyak satu pleton atau lebih dari 30 personel dikerahkan untuk mengawasi kawasan tersebut. Memastikan tidak ada masyarakat yang berkunjung selama kawasan itu ditutup. Sebab, potensi penularan Covid-19 dinilai cukup tinggi, jika tidak dicegah diprediksi terjadi lonjakan kasus pasca malam pergantian tahun.
Kepala Bidang Oprasional Satpol PP Kota Makassar , Pagar Alam mengatakan, tiga hari sebelum malam pergantian tahun titik-titik kumpul seperti CPI-Anjungan Losari tidak boleh lagi dikunjungi.
Penutupan kawasan itu bertujuan untuk mencegah terjadinya perkumpulan orang. Apalagi, CPI dan Losari dipastikan tak pernah sepi pengunjung di malam pergantian tahun. Tidak hanya warga Kota Makassar , tetapi juga warga dari luar Kota Makassar.
Baca Juga: Realisasi Bapenda Kota Makassar Tahun ini Lampaui Target
"Tempat kumpul seperti CPI dan Losari H-3 tidak boleh lagi dikunjungi. Kawasan itu kita tutup," tegas Pagar Alam.
Sebanyak satu pleton atau lebih dari 30 personel dikerahkan untuk mengawasi kawasan tersebut. Memastikan tidak ada masyarakat yang berkunjung selama kawasan itu ditutup. Sebab, potensi penularan Covid-19 dinilai cukup tinggi, jika tidak dicegah diprediksi terjadi lonjakan kasus pasca malam pergantian tahun.
Lihat Juga :