Wabup Gowa Lakukan Pengecekan Distribusi Bantuan di 4 Kecamatan
Rabu, 13 Mei 2020 - 15:01 WIB
Wabup Gowa, Abdul Rauf Malaganni mengecek distribusi bantuan pangan selama PSBB. Foto: SINDOnews/Herni Amir
SUNGGUMINASA - Wakil Bupati Kabupaten Gowa, Abd Rauf Malaganni melakukan pengecekan pendistribusian sembako, bantuan langsung tunai (BLT) dan dapur umum di Kecamatan Parigi, Tinggimoncong, Parangloe, dan Bontomarannu.
Wabup Gowa mengatakan, kunjungan ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana distribusi dilakukan, serta mengecek kesiapan masing-masing dapur umum di empat kecamatan yang dikunjungi selama pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) .
"Saya bersama beberapa SKPD sudah mengecek langsung agar masyarakat di daerah tersebut bisa betul-betul terlayani dan pendistribusian bantuan tepat sasaran," ungkap kr Kio, sapaan akrab Wabup Gowa, Rabu (13/5/2020)
Baca juga: Wabup Gowa Tinjau 6 Titik Pos Pengamanan Perbatasan saat PSBB
Selain itu, Kr Kio menjelaskan kehadiran dapur umum yang didirikan di setiap kecamatan ini untuk masyarakat terdampak yang luput dari pendataan, dan masyarakat yang tidak memiliki dokumen kependudukan namun tinggal di Kabupaten Gowa.
"Setiap hari ini melakukan pendistribusian kepada orang-orang yang memang belum mendapatkan paket buka puasa. Setiap dapur umum melibatkan organisasi sosial kemasyarakatan dan kepemudaan untuk mendistribusikan ke masyarakat," jelasnya.
Wabup Gowa mengatakan, kunjungan ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana distribusi dilakukan, serta mengecek kesiapan masing-masing dapur umum di empat kecamatan yang dikunjungi selama pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) .
"Saya bersama beberapa SKPD sudah mengecek langsung agar masyarakat di daerah tersebut bisa betul-betul terlayani dan pendistribusian bantuan tepat sasaran," ungkap kr Kio, sapaan akrab Wabup Gowa, Rabu (13/5/2020)
Baca juga: Wabup Gowa Tinjau 6 Titik Pos Pengamanan Perbatasan saat PSBB
Selain itu, Kr Kio menjelaskan kehadiran dapur umum yang didirikan di setiap kecamatan ini untuk masyarakat terdampak yang luput dari pendataan, dan masyarakat yang tidak memiliki dokumen kependudukan namun tinggal di Kabupaten Gowa.
"Setiap hari ini melakukan pendistribusian kepada orang-orang yang memang belum mendapatkan paket buka puasa. Setiap dapur umum melibatkan organisasi sosial kemasyarakatan dan kepemudaan untuk mendistribusikan ke masyarakat," jelasnya.
Lihat Juga :