Rasa Was-was Selimuti Petugas KPPS yang Jemput Bola Pasien COVID-19

Rabu, 09 Desember 2020 - 19:01 WIB
Salah satu pasien COVID-19, Yanuar mengungkapkan kegembiraannya bisa menggunakan hak pilih meski berada dalam ruang isoalasi perawatan COVID-19. Ia dan istrinya bersama-sama mencoblos di TPS berjalan tersebut.

"Ini adalah pengalaman yang luar biasa. Kami sebagai warga negara merasa diperhatikan meski sedang dirawat akibat COVID-19," kata dia.

(Baca juga: Eri-Armuji untuk Sementara Pecundangi Machfud-Mujiaman, Ini Faktor Pemicunya)

Ungkapan yang sama juga dilontarkan Indah. Perempuan yang tertular COVID-19 pasca ikut perayaan ulang tahun ini bangga dengan kepedulian petugas yang berani masuk di zona merah. "Semoga pemimpin kota Surabaya kedepan lebih baik lagi," ucapnya.

Pantauan di lokasi, pasien COVID-19 begitu antusias menggunakan hak pilih. Begitu namanya dipanggil melalui pengeras suara, mereka langsung merapat ke bilik suara secara tertib dan menjaga jarak.

(Baca juga: Pemkab Mojokerto Berikan Insentif kepada 6 Kecamatan Berkinerja Terbaik)

Dari total 73 pemilik hak suara, 40 orang menyalurkan suaranya demi masa depan kota Surabaya. Diketahui, Pilkada kota Surabaya diikuti oleh dua kontestan, yakni pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya Machfud Arifin - Mujiaman yang didukung oleh koalisi besar diantaranya PKB, PPP, PAN, Golkar, Gerindra, PKS, Demokrat dan Partai Masdem serta Partai Perindo. Pasangan ini melawan dari PDI Perjuangan dan PSI, Eri Cahyadi - Armuji.
(boy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!