OTG Meningkat, Dokter Gigi Ini Pakai APD Saat Periksa Pasien
Senin, 11 Mei 2020 - 22:49 WIB
Dokter gigi mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap ketika memeriksa pasien di salah satu klinik di Surabaya, Jawa Timur, Senin (11/5/2020). Foto/SINDOnews/Ali Masduki
SURABAYA - Meningkatnya jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) yang langsung positif COVID-19 mengharuskan tenaga medis, termasuk dokter gigi harus ekstra hati-hati. Apalagi dalam menjalankan praktik, dokter gigi bersentuhan langsung dengan media penularan virus.
(Baca juga: Hasil Rapid Test, 1 Napi di Lapas Bojonegoro Positif COVID-19 )
Seperti yang dilakukan oleh Robertus. Sejak pandemi COVID-19 masuk di Indonesia, dirinya menerapkan protokol pencegahan corona saat melayani pasien. Dokter gigi yang sehari-hari membuka praktek dikawasan Ngagel Jaya Selatan Kota Surabaya ini mengenakan Alat Pelindung Diri (APD).
Robertus menuturkan, pemakaian APD tersebut semata-mata untuk menjaga keselamatan diri dan orang lain khususnya pasien. "Untuk doter gigi khususnya, memang harus extra hati-hati. Karena penularan lewat cipratan air ludah, droplet air bor yang bercampur ludah kadang nggak terlalu kelihatan mata. Jadi sebaiknya mesti pakai APD," tuturnya.
(Baca juga: Hasil Rapid Test, 1 Napi di Lapas Bojonegoro Positif COVID-19 )
Seperti yang dilakukan oleh Robertus. Sejak pandemi COVID-19 masuk di Indonesia, dirinya menerapkan protokol pencegahan corona saat melayani pasien. Dokter gigi yang sehari-hari membuka praktek dikawasan Ngagel Jaya Selatan Kota Surabaya ini mengenakan Alat Pelindung Diri (APD).
Robertus menuturkan, pemakaian APD tersebut semata-mata untuk menjaga keselamatan diri dan orang lain khususnya pasien. "Untuk doter gigi khususnya, memang harus extra hati-hati. Karena penularan lewat cipratan air ludah, droplet air bor yang bercampur ludah kadang nggak terlalu kelihatan mata. Jadi sebaiknya mesti pakai APD," tuturnya.
Lihat Juga :