497 Santri Ponpes El Bayan Cilacap Sembuh dari COVID-19

Minggu, 08 November 2020 - 06:13 WIB
Ketua Ponpes El Bayan, Gus H Firdaus Subky, SE mengatakan, COVID-19 di pesantren teridentifikasi kali pertama pada akhir September 2020. Kala itu, sejumlah santri mengalami gejala demam dan kehilangan indra penciuman. Sebagian lainnya, batuk ringan. Lantas, pengasuh pesantren segera berkoordinasi dengan dinas kesehatan untuk melakukan swab.

Firdaus mengakui bukan hal mudah untuk menangani COVID-19 di pesantren. Pasalnya, virus yang kali pertama teridentifikasi di Wuhan, Tiongkok, ini menyasar ratusan santri, dalam waktu nyaris bersamaan.

Firdaus menjelaskan, meski semua santri sudah dinyatakan sembuh, namun, protokol kesehatan di lingkungan Pesantren El Bayan tetap dilakukan dengan ketat. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi kembali munculnya serangan serupa. Pengasuh dan sejumlah pihak lain menyediakan masker, tempat cuci tangan, dan rutin mendisinfeksi ruangan dan lingkungan pesantren.

Pesantren menerapkan protokol pencegahan penularan Covid-19 di tiap kegiatan santri, seperti salat berjemaah, mengaji, dan makan. Tiap hari santri juga dijadwalkan berolahraga dan berjemur matahari pagi. Pesantren juga menambah gizi dan nutrisi di makanan agar santri lebih sehat. “Tiap kegiatan dilakukan dengan protokol ketat. Sebelumnya kami sudah menerapkan protokol, sekarang lebih diperketat lagi,” kata Firdaus. (Baca: Tempat Penyulingan Minyak Ilegal Meledak dan Terbaar Hebat).

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!