497 Santri Ponpes El Bayan Cilacap Sembuh dari COVID-19
Minggu, 08 November 2020 - 06:13 WIB
Sebanyak 497 santri di Pondok Pesantren (Ponpes) El Bayan, Desa Padangsari, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah dinyatakan sembuh COVID-19. iNews TV/Saladin
CILACAP - Sebanyak 497 santri di Pondok Pesantren (Ponpes) El Bayan, Desa Padangsari, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah dinyatakan sembuh COVID-19. Kepastian ini diperoleh dari Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap, Pramesti Griana Dewi, Sabtu (7/11/2020).
Pramesti mengatakan, dari ratusan santri yang terpapar COVID-19 itu, sebagian besar tak bergejala atau OTG. Mereka isolasi atau dirawat di fasilitas karantina khusus yang dipersiapkan Satgas Penanganan COVID-19 bersama pihak pondok pesantren, yakni di MA El Bayan.
Adapun santri yang bergejala, sesuai dengan protokol kesehatan, dirawat di RS yang memiliki fasilitas yang mememenuhi syarat, RSUD Majenang dan RSU Duta Mulya. Jumlahnya mencapai 16 santri. Ke-16 santri itu hanya bergejala ringan dan sedang, yakni kehilangan indra penciuman, demam, dan batuk. "Baik yang dirawat di MA El Bayan maupun RS tiap hari melakukan olahraga, mengkonsumsi makanan bergizi, dan ada tambahan nutrisi, penambahan vitamin," ujarnya.
Pramesti memaparkan, total sebanyak 1.030 orang di lingkungan pesantren telah diswab. Mereka terdiri dari santri, pengasuh, keluarga pengasuh, asatidz dan keluarga asatidz. Dari swab ini, sebanyak 497 orang terkonfirmasi Covid-19. Namun kini, semua dinyatakan sembuh tanpa ada catatan gejala berat, maupun meninggal dunia. "Diisolasi selama 10 hari. Sesuai dengan panduan Kementerian Kesehatan, dan diperiksa oleh dokter penanggung jawab, semuanya sudah bisa dinyatakan sembuh," jelasnya.
Pramesti mengatakan, dari ratusan santri yang terpapar COVID-19 itu, sebagian besar tak bergejala atau OTG. Mereka isolasi atau dirawat di fasilitas karantina khusus yang dipersiapkan Satgas Penanganan COVID-19 bersama pihak pondok pesantren, yakni di MA El Bayan.
Adapun santri yang bergejala, sesuai dengan protokol kesehatan, dirawat di RS yang memiliki fasilitas yang mememenuhi syarat, RSUD Majenang dan RSU Duta Mulya. Jumlahnya mencapai 16 santri. Ke-16 santri itu hanya bergejala ringan dan sedang, yakni kehilangan indra penciuman, demam, dan batuk. "Baik yang dirawat di MA El Bayan maupun RS tiap hari melakukan olahraga, mengkonsumsi makanan bergizi, dan ada tambahan nutrisi, penambahan vitamin," ujarnya.
Pramesti memaparkan, total sebanyak 1.030 orang di lingkungan pesantren telah diswab. Mereka terdiri dari santri, pengasuh, keluarga pengasuh, asatidz dan keluarga asatidz. Dari swab ini, sebanyak 497 orang terkonfirmasi Covid-19. Namun kini, semua dinyatakan sembuh tanpa ada catatan gejala berat, maupun meninggal dunia. "Diisolasi selama 10 hari. Sesuai dengan panduan Kementerian Kesehatan, dan diperiksa oleh dokter penanggung jawab, semuanya sudah bisa dinyatakan sembuh," jelasnya.
Lihat Juga :