30 Persen Belum Terserap, Stok Pupuk Jawa Timur Dipastikan Aman

Selasa, 03 November 2020 - 13:52 WIB
Dia menambahkan, sebagian petani khawatir akan ada kekurangan pupuk ke depan. Sehingga jatah yang seharusnya untuk musim tanam depan diambil sekalian. Inilah yang membuat saat ini terjadi kekurangan. "Harusnya mengambil pupuk itu step by step sesuai jadwal musim tanam," kata Hadi.(Baca juga: Distributor Pupuk Harus Mempermudah Akses ke Petani )

Untuk mengatasi kekurangan pupuk, Pemprov Jatim telah menyiapkan skema realokasi pupuk antar kabupaten/kota. Tujuannya adalah untuk meratakan serapan agar tidak ada ketimpangan stok pupuk. "Nanti November ini akan ada evaluasi. Kalau ada kabupaten/kota yang serapannya rendah akan kita realokasikan ke kabupaten/kota yang serapannya tinggi. Supaya merata," pungkas Hadi.

Sebelumnya, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan distribusi pupuk subsidi akan terus dilakukan dan dikawal. Kementan juga terus memperbaiki pengelolaan pupuk bersubsidi, baik dari aspek perencanaaan melalui pengembangan aplikasi e-RDKK, maupun aspek penyaluran melalui Kartu Tani.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!