Debat Pertama Pilwali Dinilai Mampu Tingkatkan Elektabilitas 6%
Senin, 02 November 2020 - 09:30 WIB
Surokim yang juga peneliti di Surabaya Survey Center (SSC) ini menambahkan, pengetahuan dan kemampuan strategis dan teknis paslon akan cukup membantu para kandidat untuk memukau dan persuasif terhadap pemilih rasional Surabaya.
“Saya pikir akan ada adu data dan itu akan menarik sebagai sebuah pertunjukan debat publik,” jelasnya.
Selain itu, para kandidat juga harus cermat dalam durasi debat. Pasalnya, skema debat dengan waktu yang singkat tidak hanya akan adu policy strategis tetapi juga teknis.
Paslon yang punya pengetahuan teknis biasanya akan membantu membedah policy strategisnya dan pengalaman teknis.
“Saya pikir akan membantu paslon untuk membumikan konsep-konsep policy strategisnya,” ungkapnya. (Baca juga: 95 Kelurahan di Surabaya Nol Kasus COVID-19, Apa Resepnya?)
“Saya pikir akan ada adu data dan itu akan menarik sebagai sebuah pertunjukan debat publik,” jelasnya.
Selain itu, para kandidat juga harus cermat dalam durasi debat. Pasalnya, skema debat dengan waktu yang singkat tidak hanya akan adu policy strategis tetapi juga teknis.
Paslon yang punya pengetahuan teknis biasanya akan membantu membedah policy strategisnya dan pengalaman teknis.
“Saya pikir akan membantu paslon untuk membumikan konsep-konsep policy strategisnya,” ungkapnya. (Baca juga: 95 Kelurahan di Surabaya Nol Kasus COVID-19, Apa Resepnya?)
Lihat Juga :