95 Kelurahan di Surabaya Nol Kasus COVID-19, Apa Resepnya?
Senin, 02 November 2020 - 06:58 WIB
loading...
Pasien COVID-19 di Kota Pahlawan terus berangsur sembuh. Sampai saat ini sudah ada 95 kelurahan di Surabaya yang nol kasus COVID-19.Foto/SINDOnews/dok
A
A
A
SURABAYA - Kota Surabaya kembali mencatatkan jumlah kelurahan yang nol kasus COVID-19 . Sampai hari ini sudah ada 95 kelurahan di berbagai yang sudah tidak ada lagi kasus COVID-19.
Kolaborasi dan kerja keras seluruh jajaran Pemkot Surabaya beserta masyarakat dalam memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di Kota Pahlawan menjadi kunci.
Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkot Surabaya , Febriadhitya Prajatara menuturkan, pihaknya akan semaksimal mungkin mempertahankan kelurahan yang nol kasus tersebut.
Selain itu, juga terus berusaha menambah jumlah nol kasus di berbagai kelurahan yang tersebar se-Surabaya dalam beberapa hari ke depan ini.
"Penyebaran COVID-19 terus kami tekan. Sudah semakin banyak angka nol kasus di berbagai kelurahan. Artinya, kasus ini semakin dapat terkendali," kata Febri, panggilan akrabnya, Senin (2/11/2020).
Ia melanjutkan, langkah kunci yang diambil bersama masyarakat untuk mempertahankan nol kasus itu menjadi pembeda.
Salah satunya dengan melakukan sosialisasi protokol kesehatan (prokes), Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) mulai dari tingkat lingkungan RT/RW, Kelurahan, hingga Kecamatan, serta melibatkan Kampung Tangguh Wani Jogo Suroboyo.
Kolaborasi dan kerja keras seluruh jajaran Pemkot Surabaya beserta masyarakat dalam memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di Kota Pahlawan menjadi kunci.
Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkot Surabaya , Febriadhitya Prajatara menuturkan, pihaknya akan semaksimal mungkin mempertahankan kelurahan yang nol kasus tersebut.
Selain itu, juga terus berusaha menambah jumlah nol kasus di berbagai kelurahan yang tersebar se-Surabaya dalam beberapa hari ke depan ini.
"Penyebaran COVID-19 terus kami tekan. Sudah semakin banyak angka nol kasus di berbagai kelurahan. Artinya, kasus ini semakin dapat terkendali," kata Febri, panggilan akrabnya, Senin (2/11/2020).
Ia melanjutkan, langkah kunci yang diambil bersama masyarakat untuk mempertahankan nol kasus itu menjadi pembeda.
Salah satunya dengan melakukan sosialisasi protokol kesehatan (prokes), Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) mulai dari tingkat lingkungan RT/RW, Kelurahan, hingga Kecamatan, serta melibatkan Kampung Tangguh Wani Jogo Suroboyo.
Lihat Juga :