Dikejar Polisi Hutan, Pencuri Kayu Jati Lari Terbirit-birit
Jum'at, 30 Oktober 2020 - 13:45 WIB
Begitu sampai Dusun Malat, Desa Mlatirejo, Rembang , memergoki pengendara sepeda motor mengangkut dua batang kayu jati, masing-masing sepanjang 3,5 meter. Ia bersama tim berusaha mengejar, tapi terhalang oleh aktivitas warga yang sedang menjemur daun tembakau.
Diduga pelaku juga terdesak, akhirnya memilih kabur. Sedangkan sepeda motor dan kayu jati ditinggal di depan rumah penduduk. "Alhamdulilah barang bukti motor dan dua batang kayu bisa kami amankan. Posisinya dekat jalan kampung, depan rumah warga," beber Agus.
Agus Tatang menambahkan, kebetulan di wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Ngiri, seminggu sebelumnya menginformasikan laporan kayu hilang. Barang bukti tersebut dicocokkan di lokasi, ternyata sesuai.
(Baca juga: Polesan Gizi Kedelai di Pusaran Kelompok Urban )
Diduga kuat setelah menebang kayu, pelaku tidak langsung mengangkut. Tapi disembunyikan dulu, sambil mengamati perkembangan situasi. "Jadi ngambilnya di hutan pangkuan RPH Ngiri, dicocokkan dengan bukti fisik kayu ternyata sesuai, sebab kalau melihat bekas potongan, merupakan potongan lama. Pas kita amankan, kayunya sudah setengah kering," terangnya.
Terkait identitas pelaku pencuri kayu, sejauh ini belum diketahui. "Kami nggak begitu mengenal wajahnya dan ia kabur dengan cara membelakangi kami," kata Agus.
Diduga pelaku juga terdesak, akhirnya memilih kabur. Sedangkan sepeda motor dan kayu jati ditinggal di depan rumah penduduk. "Alhamdulilah barang bukti motor dan dua batang kayu bisa kami amankan. Posisinya dekat jalan kampung, depan rumah warga," beber Agus.
Agus Tatang menambahkan, kebetulan di wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Ngiri, seminggu sebelumnya menginformasikan laporan kayu hilang. Barang bukti tersebut dicocokkan di lokasi, ternyata sesuai.
(Baca juga: Polesan Gizi Kedelai di Pusaran Kelompok Urban )
Diduga kuat setelah menebang kayu, pelaku tidak langsung mengangkut. Tapi disembunyikan dulu, sambil mengamati perkembangan situasi. "Jadi ngambilnya di hutan pangkuan RPH Ngiri, dicocokkan dengan bukti fisik kayu ternyata sesuai, sebab kalau melihat bekas potongan, merupakan potongan lama. Pas kita amankan, kayunya sudah setengah kering," terangnya.
Terkait identitas pelaku pencuri kayu, sejauh ini belum diketahui. "Kami nggak begitu mengenal wajahnya dan ia kabur dengan cara membelakangi kami," kata Agus.
Lihat Juga :