Biar PSBB Lebih Gereget, Bupati Diminta Tunjuk TNI-Polri sebagai Ketua Harian Gugus Tugas
Kamis, 07 Mei 2020 - 16:02 WIB
Tokoh dan pendiri Kabupaten Bandung Barat, Asep Suhardi (kanan) menyayangkan anggaran besar penanganan COVID-19 di KBB yang tidak linier dengan keberhasilan pelaksanaan PSBB dalam memutus penyebaran virus ini. Foto: SINDOnews/Adi Haryanto B
BANDUNG BARAT -
Kegagalan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap satu di Kabupaten Bandung Barat (KBB) terus menjadi sorotan. Muncul usulan agar bupati menyerahkan posisi ketua harian (pelaksana) Gugus Tugas COVID-19 kepada TNI atau Polri sebagaimana dilakukan pemerintah pusat.
"Lihat saja di pusat ketua satgas disandang TNI (Doni Monardo). Di KBB bisa saja jabatan ketua harian/pelaksana gugus tugas diserahkan ke TNI/Polri biar lebih gereget mendisiplinkan dinas dan juga masyarakat. Itu bisa karena bupati punya hak prerogatif," kata salah seorang tokoh pendiri KBB, Asep Suhardi kepada SINDOnews, Kamis (7/5/2020).
Pria yang akrab disapa Asep Ado ini melihat, gugus tugas Covid-19 di KBB hanya bekerja sendiri-sendiri seperti layaknya penanganan bencana biasa. Padahal dalam kondisi sekarang gugus tugas dituntut bekerja terstruktur dan terintegrasi agar dalam pengambilan keputusan cepat dan terukur. Oleh karena itu dia meminta agar bupati mempertimbangkan memasukan TNI/Polri sebagai ketua harian gugus tugas.
Kegagalan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap satu di Kabupaten Bandung Barat (KBB) terus menjadi sorotan. Muncul usulan agar bupati menyerahkan posisi ketua harian (pelaksana) Gugus Tugas COVID-19 kepada TNI atau Polri sebagaimana dilakukan pemerintah pusat.
"Lihat saja di pusat ketua satgas disandang TNI (Doni Monardo). Di KBB bisa saja jabatan ketua harian/pelaksana gugus tugas diserahkan ke TNI/Polri biar lebih gereget mendisiplinkan dinas dan juga masyarakat. Itu bisa karena bupati punya hak prerogatif," kata salah seorang tokoh pendiri KBB, Asep Suhardi kepada SINDOnews, Kamis (7/5/2020).
Pria yang akrab disapa Asep Ado ini melihat, gugus tugas Covid-19 di KBB hanya bekerja sendiri-sendiri seperti layaknya penanganan bencana biasa. Padahal dalam kondisi sekarang gugus tugas dituntut bekerja terstruktur dan terintegrasi agar dalam pengambilan keputusan cepat dan terukur. Oleh karena itu dia meminta agar bupati mempertimbangkan memasukan TNI/Polri sebagai ketua harian gugus tugas.
Lihat Juga :