Usai Check Lock, PNS Guru di Tulungagung Ditemukan Gantung Diri
Jum'at, 16 Oktober 2020 - 19:53 WIB
ilustrasi
TULUNGAGUNG - Adri Santoso (52), seorang PNS guru di salah satu SMP Negeri di Kota Tulungagung ditemukan tewas tergantung di bekas kandang ayam belakang rumahnya. Jasad warga Desa Dono Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung tersebut pertama kali ditemukan keponakannya sendiri.
"Mengetahui itu pihak keluarga langsung lapor ke desa dan diteruskan ke kepolisian," ujar Kapolsek Sendang AKP Sugiharjo kepada wartawan Jumat (16/9/2020). Peristiwa yang mengagetkan keluarga tersebut terjadi siang hari. Tidak ada yang menyangka korban bakal mengakhiri hidup dengan cara tragis.
(Baca juga: Positif COVID-19 di Blitar Tembus 685, Transmisi Lokal Terus Terjadi )
Sebab sebelumnya yang bersangkutan masih melakukan aktivitas seperti biasa. Adri masih sempat berangkat ke sekolah untuk melakukan check lock sebagaimana kewajiban PNS di masa pandemi COVID-19.
"Keterangan saksi, pada pukul 07.00 Wib korban masih berangkat ke sekolah untuk check lock dan tiba di rumah pada pukul 11.00 Wib," terang Sugiharjo.
Saksi melihat tidak ada yang aneh pada korban. Hanya saja saat menjelang salat Jumat, korban yang biasanya rajin mengajak keponakannya pergi ke masjid, tiba tiba menghilang. Karena penasaran usai salat Jumat, saksi berusaha mencari korban. "Sempat dicari di kebun belakang rumah dan tidak ketemu," tambah Sugiharjo.
"Mengetahui itu pihak keluarga langsung lapor ke desa dan diteruskan ke kepolisian," ujar Kapolsek Sendang AKP Sugiharjo kepada wartawan Jumat (16/9/2020). Peristiwa yang mengagetkan keluarga tersebut terjadi siang hari. Tidak ada yang menyangka korban bakal mengakhiri hidup dengan cara tragis.
(Baca juga: Positif COVID-19 di Blitar Tembus 685, Transmisi Lokal Terus Terjadi )
Sebab sebelumnya yang bersangkutan masih melakukan aktivitas seperti biasa. Adri masih sempat berangkat ke sekolah untuk melakukan check lock sebagaimana kewajiban PNS di masa pandemi COVID-19.
"Keterangan saksi, pada pukul 07.00 Wib korban masih berangkat ke sekolah untuk check lock dan tiba di rumah pada pukul 11.00 Wib," terang Sugiharjo.
Saksi melihat tidak ada yang aneh pada korban. Hanya saja saat menjelang salat Jumat, korban yang biasanya rajin mengajak keponakannya pergi ke masjid, tiba tiba menghilang. Karena penasaran usai salat Jumat, saksi berusaha mencari korban. "Sempat dicari di kebun belakang rumah dan tidak ketemu," tambah Sugiharjo.
Lihat Juga :