Program Wisata Duta COVID-19 Sulsel Diperluas ke Daerah
Rabu, 14 Oktober 2020 - 08:24 WIB
"Memang ada beberapa daerah yang dipertimbangkan untuk kita kembangkan wisata duta COVID-19 secara regional. Jadi cakupan program ini diperluas ke daerah di mana sebelumnya terpusat di Makassar," beber Ridwan kepada KORAN SINDO, kemarin.
Dia melanjutkan, langkah ini sudah dikoordinasikan dengan tim ahli dalam Satgas COVID-19 Sulsel. Atas rekomendasi Gubernur Sulsel yang juga ketua satgas. Langkah ini sebagai upaya percepatan penanganan COVID-19 di Sulsel.
Penerapan program wisata duta COVID-19 Sulsel selama ini dinilai cukup efektif dalam upaya memutus rantai penularan COVID-19. Selain itu, mencegah terjadinya penumpukan pasien terinfeksi COVID-19 di tiap rumah sakit rujukan. Pasalnya sebagian besar warga terinfeksi COVID-19, yang umumnya OTG, penanganannya lewat isolasi mandiri terpusat itu.
Baca Juga: Wisata COVID-19 Sulsel Jadi Pusat Studi Banding Provinsi Lain
Menurutnya, wisata duta COVID-19 secara regional ini dihadirkan dengan pertimbangan untuk mencegah penularan di tingkat keluarga. Apalagi, masih banyak isolasi mandiri yang dilakukan oleh warga di daerah yang belum sesuai standar protokol kesehatan.
Dia melanjutkan, langkah ini sudah dikoordinasikan dengan tim ahli dalam Satgas COVID-19 Sulsel. Atas rekomendasi Gubernur Sulsel yang juga ketua satgas. Langkah ini sebagai upaya percepatan penanganan COVID-19 di Sulsel.
Penerapan program wisata duta COVID-19 Sulsel selama ini dinilai cukup efektif dalam upaya memutus rantai penularan COVID-19. Selain itu, mencegah terjadinya penumpukan pasien terinfeksi COVID-19 di tiap rumah sakit rujukan. Pasalnya sebagian besar warga terinfeksi COVID-19, yang umumnya OTG, penanganannya lewat isolasi mandiri terpusat itu.
Baca Juga: Wisata COVID-19 Sulsel Jadi Pusat Studi Banding Provinsi Lain
Menurutnya, wisata duta COVID-19 secara regional ini dihadirkan dengan pertimbangan untuk mencegah penularan di tingkat keluarga. Apalagi, masih banyak isolasi mandiri yang dilakukan oleh warga di daerah yang belum sesuai standar protokol kesehatan.
Lihat Juga :