Kisah Sedih Polisi: Cacat Usai Ditabrak, Tapi Pelaku Tak Mau Tanggung Biaya Pengobatan
Rabu, 06 Mei 2020 - 01:10 WIB
Aiptu Zaenal saat menjalani sejumlah tindakan medis di Rumah Sakit Grestelina Makassar. Foto : Istimewa
MAKASSAR - Seorang polisi yang bertugas di Polsk Pallangga bernama Aiptu Zaenal terpaksa harus menderita cacat usai ditabrak oleh pelajar SMA berinisial AGL. Derita Zaenal makin bertambah sebab orang tua pelaku tak mau bertanggungjawab membiayai perawatan medis yang harus dijalani korban, padahal tergolong orang mampu secara finansial.
Kisah sedih Zaenal diungkapkan sang Istri, Andi Rawi kepada SINDOnews saat ditemui di kediamannya, Selasa (05/05/2020).
"Bayangkan uang asuransi Rp20 juta itu sudah habis, total kami keluarkan itu sudah Rp70-80 juta, belum lagi biaya biaya yang tidak dicover BPJS, ganti perban dan mungkin dalam waktu dekat akan operasi lagi," keluh Rawi menahan kesedihan.
Ia mengungkapkan, insiden kecelakaan tersebut bermula saat seorang anak SMA (pelaku) melakukan aksi kebut-kebutan dan menerobos perempatan. Lantaran melaju dengan kecepatan tinggi, motor moge yang dikendarai pelaku menabrak sebuah mobil di perempatan jalan Botolempangan.
Kisah sedih Zaenal diungkapkan sang Istri, Andi Rawi kepada SINDOnews saat ditemui di kediamannya, Selasa (05/05/2020).
"Bayangkan uang asuransi Rp20 juta itu sudah habis, total kami keluarkan itu sudah Rp70-80 juta, belum lagi biaya biaya yang tidak dicover BPJS, ganti perban dan mungkin dalam waktu dekat akan operasi lagi," keluh Rawi menahan kesedihan.
Ia mengungkapkan, insiden kecelakaan tersebut bermula saat seorang anak SMA (pelaku) melakukan aksi kebut-kebutan dan menerobos perempatan. Lantaran melaju dengan kecepatan tinggi, motor moge yang dikendarai pelaku menabrak sebuah mobil di perempatan jalan Botolempangan.
Lihat Juga :