3.400 UMKM di Sulsel Jadi Korban Covid-19, Umumnya di Sektor Kuliner
Rabu, 06 Mei 2020 - 10:30 WIB
"Alhamdulullah, kita membuat grup di sosial media, terutama WA. Itu mereka bisa mendapatkan pesanan melalui grup WA itu ratusan pesanan per hari dengan omzet antara Rp15-20 juta. Ini salah satu yang berjalan," tutur Malik.
Selain itu Malik tak menampik adapula UMKM di jasa konveksi yang berupaya survive dan memanfaatkan kondisi saat ini. Dengan mengalihkan jenis usaha dengan memproduksi alat pelindung diri (APD).
"Ini juga sudah jalan. Kita juga bantu pertemukan dengan calon-calon pembeli atau langsung kita pasarkan produknya di organisasi sosial yang biasanya butuh APD untuk disumbangkan ke rumah sakit," urai dia.
Di luar dari itu, Malik mengaku tetap memfasilitasi para pelaku usaha dengan memberikan pelatihan online. Diharapkan, jika pandemi ini berakhir, mereka bisa langsung memanfaatkan ilmu yang didapat lewat pelatihan.
Pasalnya, untuk stimulan atau bantuan berupa anggaran bagi para pelaku usaha UMKM sementara dibicarakan di tingkat tim anggaran pemerintah daerah (TAPD). Saat ini Pemprov Sulsel masih memfokuskan anggaran untuk menangani dampak kesehatan akibat Covid-19.
"Kalau bantuan anggaran saat ini belum ada. Masih fokus pada dampak kesehatan. Kalau terkait penanganan dampak ekonomi, masih dibahas di tingkat TAPD," tegas Malik.
Selain itu Malik tak menampik adapula UMKM di jasa konveksi yang berupaya survive dan memanfaatkan kondisi saat ini. Dengan mengalihkan jenis usaha dengan memproduksi alat pelindung diri (APD).
"Ini juga sudah jalan. Kita juga bantu pertemukan dengan calon-calon pembeli atau langsung kita pasarkan produknya di organisasi sosial yang biasanya butuh APD untuk disumbangkan ke rumah sakit," urai dia.
Di luar dari itu, Malik mengaku tetap memfasilitasi para pelaku usaha dengan memberikan pelatihan online. Diharapkan, jika pandemi ini berakhir, mereka bisa langsung memanfaatkan ilmu yang didapat lewat pelatihan.
Pasalnya, untuk stimulan atau bantuan berupa anggaran bagi para pelaku usaha UMKM sementara dibicarakan di tingkat tim anggaran pemerintah daerah (TAPD). Saat ini Pemprov Sulsel masih memfokuskan anggaran untuk menangani dampak kesehatan akibat Covid-19.
"Kalau bantuan anggaran saat ini belum ada. Masih fokus pada dampak kesehatan. Kalau terkait penanganan dampak ekonomi, masih dibahas di tingkat TAPD," tegas Malik.
Lihat Juga :