Perahu Terempas Ombak di Cidaun, Jasad Nelayan Ditemukan di Rancabuaya Garut
Selasa, 05 Mei 2020 - 22:51 WIB
Perahu yang ditumpangi korban Suharto patah menjadi dua bagian seteah diterjang ombak setinggi 4 meter di perairan Jayanti, Cidaun, Cianjur. Foto/Humas Basarnas Bandung
CIANJUR - Jasad Suharto (30), nelayan yang hilang setelah perahunya terempas ombak saat melaut di perairan Jayanti, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur ditemukan meninggal dunia di Muara Cilayu, Rancabuaya, Kabupaten Garut, Selasa (5/5/2020) sekitar pukul 17.00 WIB.
Kepala Kantor Search and Rescue (SAR) atau Badan SAR Nasional (Basarnas) Bandung Deden Ridwansah mengatakan, menyebutkan tim SAR gabungan menerima informasi penemuan mayat korban oleh nelayan di sekitar Muara Cilayu, Rancabuaya sekitar pukul 17.00 WIB.
Deden mengatakan, jarak antara lokasi penemuan Muara Cilayu, Rancabuaya dengan tempat kejadian korban tenggelam di perairan Jayanti, Kabupaten Cianjur sekitar 15 kilometer arah timur.
"Tim SAR gabungan lalu meluncur ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi. Setelah itu, jasad korban dibawa ke Puskesmas Cidaun untuk dilakukan identifikasi," kata Deden dalam rilis yang disampaikan Humas Basarnas Bandung.
Pihak keluarga korban, ujar Deden, telah mengonfirmasi bahwa jasad yang ditemukan merupakan Suharto. Selanjutnya korban dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.
"Dengan telah ditemukannya korban Suharto, operasi SAR ditutup. Unsur SAR yang terlibat dalam operasi antara lain Basarnas Bandung, Polsek Cidaun, Damkar Kabupaten Cianjur, Retana, Tagana, Scout Rescue, aparat Desa Sukapura, dan nelayan setempat," ujar dia.
Kepala Kantor Search and Rescue (SAR) atau Badan SAR Nasional (Basarnas) Bandung Deden Ridwansah mengatakan, menyebutkan tim SAR gabungan menerima informasi penemuan mayat korban oleh nelayan di sekitar Muara Cilayu, Rancabuaya sekitar pukul 17.00 WIB.
Deden mengatakan, jarak antara lokasi penemuan Muara Cilayu, Rancabuaya dengan tempat kejadian korban tenggelam di perairan Jayanti, Kabupaten Cianjur sekitar 15 kilometer arah timur.
"Tim SAR gabungan lalu meluncur ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi. Setelah itu, jasad korban dibawa ke Puskesmas Cidaun untuk dilakukan identifikasi," kata Deden dalam rilis yang disampaikan Humas Basarnas Bandung.
Pihak keluarga korban, ujar Deden, telah mengonfirmasi bahwa jasad yang ditemukan merupakan Suharto. Selanjutnya korban dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.
"Dengan telah ditemukannya korban Suharto, operasi SAR ditutup. Unsur SAR yang terlibat dalam operasi antara lain Basarnas Bandung, Polsek Cidaun, Damkar Kabupaten Cianjur, Retana, Tagana, Scout Rescue, aparat Desa Sukapura, dan nelayan setempat," ujar dia.
Lihat Juga :