Ngamprah Satu-satunya Kecamatan di KBB yang Masih Zona Merah
Sabtu, 26 September 2020 - 15:39 WIB
Dirinya berharap adanya operasi yustisi penerapan protokol kesehatan COVID-19 dan swab test bisa menekan angka sebaran. Sebab sudah dua pekan lebih KBB berada di zona oranye dari asalnya zona hijau. (Baca juga: 2 Pemuda Kuras Premium di SPBU dengan Tangki Mobil Modifikasi )
Untuk angka kasus penyebaran COVID-19 , lanjut dia, sejak Agustus sampai September 2020, jumlahnya fluktuatif. Contohnya di Kecamatan Ngamprah, yang masuk zona merah terdapat positif aktif 20 dan sembuh 39, kontak erat empat di mana tiga di antaranya menjalani karantina. Sebagian besar yang terkonfirmasi positif merupakan hasil swab test terhadap 2.838 orang di lingkungan Pemkab KBB di Ngamprah.
"Ngamprah ini kan terdapat perkantoran Pemda yang saat ini sedang terus berjalan swab test. Makanya potensi temuan kasus baru bisa muncul dari hasil tes tersebut," tuturnya. (Baca juga: Hujan Tangis di Pemakaman Polwan yang Tewas Saat Menolong Adiknya )
Sementara Kepala Dinas Kesehatan KBB, Hernawan Widjayanto menerangkan, angka kasus positif COVID-19 dari kalangan ASN di lingkungan Pemda KBB terus mengalami penurunan. Berdasarkan data dari 29 ASN positif 17 di antaranya telah dinyatakan negatif usai menjalani dua kali swab test.
Mereka sebelumnya dinyatakan terpapar setelah menjalani swab test massal yang digelar Pemda KBB. "Kebanyakan pasien positif COVID-19 merupakan Orang Tanpa Gejala (OTG). Kondisi mereka sehat dan tidak ada tanda klinis sakit sebelumnya," kata dia.
Untuk angka kasus penyebaran COVID-19 , lanjut dia, sejak Agustus sampai September 2020, jumlahnya fluktuatif. Contohnya di Kecamatan Ngamprah, yang masuk zona merah terdapat positif aktif 20 dan sembuh 39, kontak erat empat di mana tiga di antaranya menjalani karantina. Sebagian besar yang terkonfirmasi positif merupakan hasil swab test terhadap 2.838 orang di lingkungan Pemkab KBB di Ngamprah.
"Ngamprah ini kan terdapat perkantoran Pemda yang saat ini sedang terus berjalan swab test. Makanya potensi temuan kasus baru bisa muncul dari hasil tes tersebut," tuturnya. (Baca juga: Hujan Tangis di Pemakaman Polwan yang Tewas Saat Menolong Adiknya )
Sementara Kepala Dinas Kesehatan KBB, Hernawan Widjayanto menerangkan, angka kasus positif COVID-19 dari kalangan ASN di lingkungan Pemda KBB terus mengalami penurunan. Berdasarkan data dari 29 ASN positif 17 di antaranya telah dinyatakan negatif usai menjalani dua kali swab test.
Mereka sebelumnya dinyatakan terpapar setelah menjalani swab test massal yang digelar Pemda KBB. "Kebanyakan pasien positif COVID-19 merupakan Orang Tanpa Gejala (OTG). Kondisi mereka sehat dan tidak ada tanda klinis sakit sebelumnya," kata dia.
(eyt)
Lihat Juga :