Kepala Puskesmas Ujung Loe Diduga Jual Masker Pembagian Pemerintah

Selasa, 05 Mei 2020 - 12:52 WIB
"Persediaan APD yang disediakan Dinas Kesehatan (Bulukumba), Alhamdulillah. Namun pengedarannya yang belum bagus berdasarkan fakta. Masker N-94 pada Maret lancar, namur pada akhir bulan tidak kami tahu, bukan kami yang ambil," keluh Nirwana, Selasa (5/5/2020).

Anggap Enteng Covid-19

Keluhan serupa juga datang dari Koordinitaor Tim Gerak Cepat (TGC) Ujung Loe, Mulyadi. Ia kecewa dengan sikap Asrianti selaku Kepala Puskesmas Ujung Loe. Tidak hanya diduga menjual masker pembagian pemerintah, tapi juga sikapnya sangat arogan dan menganggap enteng covid-19 dengan tidak mengharuskan paramedis memakai masker.

Paramedis di Puskemas Parangloe malah harus membeli masker itu dari Asrianti. Belum lagi berbicara APD lainnya, dimana para perawat dan dokter hanya bisa menggunakan jas hujan agar bisa mawas diri dari penyebaran virus corona dari orang yang mereka periksa.

"Kami di pelayanan UGD (Unit Gawat Darurat) rawat inap yang bersentuhan langsung dengan pasien. Namun tidak ada APD ya terpaksa pakai jas hujan, padahal kami tahu APD telah turun dari Dinas Kesehatan Bulukumba. Kalau kami pertanyakan, Ibu Kapus (kepala puskesmas) bilang, ngapain kamu takut, saya saja tidak takut," ujar Mulyadi meniru perkataan Asrianti.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!