Pembayaran Retribusi Pasar Sentral Bulukumba Pakai Sistem Non Tunai

Kamis, 24 September 2020 - 18:31 WIB
Sementara itu, Kepala Cabang Bank Sulselbar Bulukumba, Dhin Nuwarah mengemukakan bahwa, pembayaran retribusi nontunai lebih mudah, lebih dipercaya, dan akuntabel. Program ini pun direspons baik, karena memang fungsi Bank Sulselbar membantu pemerintah meningkatkan PAD. Ia menyebut aplikasi retribusi nontunai ini yang pertama kali dilakukan di wilayah Sulsel dan Sulawesi Barat.

“Dari 32 cabang kantor kas, Kabupaten Bulukumba yang pertama memberlakukan retribusi nontunai ini,” beber Dhin.

Dhin menjelaskan, untuk mekanisme pembayaran retribusi nontunainya, para pedagangan tinggal menggesek kartu ATM/ kartu debitnya di mesin EDC (alat pendebetan) yang disiapkan petugas. Selain kartu ATM, pedagang juga bisa menyetor melalui aplikasi di smartphone dengan quick response code Indonesian standard (QRIS) .

Bupati Bulukumba, AM Sukri Sappewali yang meresmikan penggunaan pembayaran retribusi nontunai ini menyampaikan bahwa, program ini sejalan dengan gerakan nasional nontunai yang dicanangkan Bank Indonesia .

Selain memudahkan pedagang dalam membayaran retribusi, transaksi nontunai juga sangat membantu dalam upaya mencegah penyebaran dan penularan COVID-19 . Sebab, uang tunai merupakan salah satu wadah penularan virus corona.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!