Aneh, Sampel Kambing dan Pepaya di Tanzania Positif Corona

Selasa, 05 Mei 2020 - 09:00 WIB
Magufuli menambahkan, "Ada sesuatu yang terjadi, saya katakan sebelumnya kita tidak bisa menerima setiap bantuan yang tujuannya baik untuk bangsa ini."

Dia meminta alat itu diinvestigasi. Tanzania mencatat 480 kasus corona dan 17 kematian. Namun tidak seperti negara Afrika lainnya, Tanzania selama beberapa hari tak memberi informsi terbaru.

Magufuli menyatakan dia telah mengirim pesawat untuk mengumpulkan obat yang disarankan Presiden Madagaskar berupa campuran herbal yang belum diakui internasional untuk tes ilmiah.

"Saya berkomunikasi dengan Madagaskar. Mereka memiliki obat. Kami akan mengirim penerbangan ke sana dan obat akan dibawa ke negara ini sehingga warga Tanzania dapat menggunakannya," kata Magufuli.

Tingkat infeksi corona relatif rendah dibandingkan di Amerika Serikat, Asia dan Eropa. Namun di Afrika, tingkat tes sangat rendah, hanya sekitar 500 per satu juta orang.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!