Pasien COVID-19 di Ponorogo Membeludak, Isolasi di Desa Diaktifkan

Rabu, 23 September 2020 - 09:30 WIB
Dia berharap, peran satgas desa untuk kembali ditingkatkan. Pun, ruang isolasi yang sudah disiapkan beberapa bulan lalu, kembali difungsikan. "Ruang-ruang isolasi yang ada di desa untuk kembali diaktifkan. Sehingga pasien-pasien yang tanpa gejala atau dengan gejala ringan bisa diisolasi di desa, dan yang rumah sakit bisa lebih optimal untuk merawat pasien dengan gejala sedang atau berat," lanjutnya.

(Baca juga: Dewan Ingatkan Ganjar Jangan Jadikan COVID-19 Ajang Pencitraan )

Dalam tiga hari terakhir, di Ponorogo ada 11 pasien yangdilaporkan sembuh. Sementara, 20 orang yang sebelumnya belum diterkonfirmasi, dinyatakan positif COVID-19 . Pasien tersebar di kecamatan Siman, Kauman, Babadan, Ponorogo, Sambit, Ngebel, Balong, dan Jetis.

Sebagian menjalani perawatan di rumah sakit, sebagian lainnya menjalani isolasi mandiri di rumahnya. Total keseluruhan, terdapat 385 kasus, 13 orang meninggal. Sembuh 288 orang, dan yang saat ini masih menjalani isolasi 84 orang. (Baca juga: Labkesda Surabaya Mengecewakan, Tak Seperti Pernyataan Risma )

Masyarakat diimbau untuk meningkatkan penerapan protokol kesehatan, untuk mencegah penularan COVID-19 . Di antaranya pakai masker dengan benar dan tepat. Tidak lupa pula selalu, jaga jarak dan rutin cuci tangan pakai sabun. Meningkatkan imunitas tubuh dengan olahraga, gembiram dan berfikir positif, makan dengan makanan yang bernutrisi serta istirahat yang cukup.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!