Tidak Pakai Masker, Siapkan Tenaga untuk Push-up atau Tahan Malu Bernyanyi Ditonton Warga
Senin, 21 September 2020 - 19:34 WIB
Salah seorang warga sedang dihukum push-up oleh tim Gugus Tugas Pencegahan dan Penanggulangan COVID-19 Sumba Timur, Senin (21/9/2020).Foto/iNews/Donisius Umbu Ana Lodu
SUMBA TIMUR - Berani tidak memakai masker di jalan protokol di Kota Waingapi dan Kecamatan Kambera, Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), siap-siap disuruh push-up atau menyanyikan lagu Indonesia Raya. Tindakan tegas tersebut diambil Tim Gugus Tugas Pencegahan dan Penanggulangan COVID–19 Sumba Timur, bagi warga yang tidak memakai masker.
(Baca juga: Mahasiswa Desak Polda Proses Hukum Bupati Halut yang Dinilai Rasis Terhadap Masyarakat Loloda)
Di pertigaan Payeti, Kecamatan Kambera, Senin (21/9/2020), sejumlah warga yang melintas atau pengguna jalan protokol di Kota Waingapu dan kecamatan Kambera yang tidak memakai masker harus jalani tindakan disiplin berupa push up dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.
(Baca juga: Polantas yang Mencabuli Anak di Bawah Umur Dijadikan Tersangka)
(Baca juga: Mahasiswa Desak Polda Proses Hukum Bupati Halut yang Dinilai Rasis Terhadap Masyarakat Loloda)
Di pertigaan Payeti, Kecamatan Kambera, Senin (21/9/2020), sejumlah warga yang melintas atau pengguna jalan protokol di Kota Waingapu dan kecamatan Kambera yang tidak memakai masker harus jalani tindakan disiplin berupa push up dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.
(Baca juga: Polantas yang Mencabuli Anak di Bawah Umur Dijadikan Tersangka)
Lihat Juga :