Cerita Orang Tua Santri Positif COVID-19 Lihat Anaknya Jalani Isolasi di Makassar

Senin, 04 Mei 2020 - 21:52 WIB
Tetapi setelah diberikan penjelasan bahwa anakda positif dan akan dilakukan isolasi di Makassar sesuai kebijakan Pemkab Lutra, saya sebagai orang tua langsung down (stres berat) karena melihat perilaku putri saya berubah jadi pendiam. Padahal sebelumya tidak seperti itu. Walaupun telah menjalani isolasi mandiri selama 14 hari sebelum rilis test swab. Walau demikian, saya tetap memberikan penjelasan agar ia dapat ikut untuk jalani isolasi di Makassar.

Sabtu, pukul 12.00 siang, ia berangkat ke Makassar masih dengan perilaku yang pendiam, tidak seperti biasanya. Setelah tiba di Makassar dan telah berada di kamar 17 lantai 15 di Swiss-Belhotel, sekitar pukul 23.00 Wita, putriku melakukan kontak videocall memperlihatkan fasilitas kamar yang mereka dapatkan dan pelayanan yang memuaskan.

Terlihat putri saya telah kembali ceria dengan semangat menceritakan pengalaman yang ia dapatkan, termasuk ia mengatakan bahwa bersama dengan teman-temanya mengatakan, “mantap Bupati Luwu Utara, kita diisolasi di hotel serasa liburan pergi rekreasi,” ungkapnya. Tentu saya sangat bersyukur dengan fasilitas yang telah diisiapkan Pemprov Sulsel melalui inisiasi Bupati Luwu Utara dan jajarannya.

Saya, sebagai salah satu orang tua, mengucapkan terima kasih atas bantuan dan perhatian Bupati Luwu Utara dan jajarannya, mulai dari penjemputan sampai dengan anak-anak ditempatkan di Swiss Belhotel. Semoga kerja keras dan perhatian yang besar dari Pemkab Luwu Utara kita bisa keluar dari wabah COVID-19 ini. Amiin yaa Rabbal Alamiin.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!