160 Santri di Simalungun Positif COVID-19, Jalani Isolasi dengan Dijaga TNI-Polri
Minggu, 27 Februari 2022 - 00:18 WIB
loading...
Petugas medis melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap sejumlah santri salah satu pondok pesantren di Simalungun. Foto/Ist
A
A
A
SIMALUNGUN - Kasus COVID-19 di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, belum mereda. Sebanyak 160 santri di salah satu pondok pesantren positif COVID-19, dan hingga Sabtu (26/2/2022) masih menjalani isolasi.
Baca juga: Kejar Kekebalan Komunal, Kapolres Malang Ajak Masyarakat Segera Vaksinasi Booster
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun, Edwin T. Simanjuntak mengatakan, awalnya ada sembilan santri yang positif COVID-19. Kemudian sebanyak 430 santri menjalani tes, dan hasilnya sebanyak 160 santri hasilnya positif COVID-19, dan 270 santri negatif.
"Memang benar ada 160 santri di salah satu pondok pesantren di Kabupaten Simalungun, yang positif COVID-19, dan saat ini menjalani isolasi di dalam pondok pesantren itu dengan pengawasan ketat," tutur Edwin.
Baca juga: Turut Merampok dan Memperkosa Pacar Tentara Amerika, Lukas Ditembak Polisi
Menurutnya isolasi dilakukan di pesantren itu dengan pengawasan aparat TNI dan Polri, serta pemantauan kondisi secara rutin oleh tim medis. Edwin menambahkan seluruh santri yang positif COVID-19 dengan gejala batuk dan pilek.
Baca juga: Kejar Kekebalan Komunal, Kapolres Malang Ajak Masyarakat Segera Vaksinasi Booster
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun, Edwin T. Simanjuntak mengatakan, awalnya ada sembilan santri yang positif COVID-19. Kemudian sebanyak 430 santri menjalani tes, dan hasilnya sebanyak 160 santri hasilnya positif COVID-19, dan 270 santri negatif.
"Memang benar ada 160 santri di salah satu pondok pesantren di Kabupaten Simalungun, yang positif COVID-19, dan saat ini menjalani isolasi di dalam pondok pesantren itu dengan pengawasan ketat," tutur Edwin.
Baca juga: Turut Merampok dan Memperkosa Pacar Tentara Amerika, Lukas Ditembak Polisi
Menurutnya isolasi dilakukan di pesantren itu dengan pengawasan aparat TNI dan Polri, serta pemantauan kondisi secara rutin oleh tim medis. Edwin menambahkan seluruh santri yang positif COVID-19 dengan gejala batuk dan pilek.
(eyt)
Lihat Juga :