Abaikan Protokol Kesehatan, Warga Rebutan Bantuan Air Bersih
Minggu, 20 September 2020 - 08:56 WIB
Mela (32), mengatakan jika mereka sangat membutuhkan air bersih, untuk kebutuhan mandi,cuci dan kakus.”Saat ini kami sangat membutuhkan air bersih, untuk kebutuhan mandi, cuci dan kakus. Saat ini warga selalu menggunakan air dari sumur yang kini mulai mengering. Sementara untuk kebutuhan air bersih atau air minum, kami beli ke penjual air, seharga Rp2 ribu perjeriken,"ujarnya.
Sementara itu, Ketua RT 04 Tembulun, Surdi mengaku senang mendapatkan bantuan air bersih saat ini.”Kami sangat senang mendapatkan bantuan air bersih karena hingga saat ini pemerintah belum sempat memberikan bantuan air bersih ke desa mereka. Sudah tiga bulan warga kami kesulitan mendapatkan air bersih, karena dua sumur sebagai tempat warga mendapatkan air saat ini tengah mengering akibat kemarau panjang” paparnya.
Dalam sekejab, 4.000 liter air bersih bantuan tersebut ludes di rebutkan 245 warga setempat. Banyaknya warga, membuat satu keluarga hanya kebagian satu jeriken air bersih saja. Warga berharap pemerintah mau membantu mereka untuk mencukupi kebutuhan air bersih warga.
Sementara itu, Ketua RT 04 Tembulun, Surdi mengaku senang mendapatkan bantuan air bersih saat ini.”Kami sangat senang mendapatkan bantuan air bersih karena hingga saat ini pemerintah belum sempat memberikan bantuan air bersih ke desa mereka. Sudah tiga bulan warga kami kesulitan mendapatkan air bersih, karena dua sumur sebagai tempat warga mendapatkan air saat ini tengah mengering akibat kemarau panjang” paparnya.
Dalam sekejab, 4.000 liter air bersih bantuan tersebut ludes di rebutkan 245 warga setempat. Banyaknya warga, membuat satu keluarga hanya kebagian satu jeriken air bersih saja. Warga berharap pemerintah mau membantu mereka untuk mencukupi kebutuhan air bersih warga.
(nun)
Lihat Juga :