Tokoh Agama dan Masyarakat Pegunungan Bintang Tepis Isu Menyesatkan

Senin, 13 Oktober 2025 - 19:49 WIB
Kejadian di Kiwirok ini menunjukkan pola lama OPM yang sering menggunakan informasi palsu dan propaganda digital untuk menggiring opini publik.

Padahal para prajurit TNI di bawah kendali Kogabwilhan III hadir di Kiwirok bukan untuk berperang. Melainkan untuk menolong, melindungi dan memulihkan kehidupan masyarakat.

Yulianus pun mengimbau masyarakat internasional khususnya Papua, untuk lebih waspada terhadap berita tidak jelas sumbernya. Hoaks seperti tuduhan TNI menggunakan bom hanyalah bagian dari strategi kelompok separatis untuk menutupi aksi kekerasan mereka.

“Hoaks adalah senjata baru kelompok separatis. Mereka ingin menciptakan ketakutan dan perpecahan. Tapi masyarakat Papua sudah cerdas, kami tahu siapa yang benar-benar bekerja untuk rakyat,” pungkasnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!