Gubernur Khofifah Pilih PSBM karena Sesuai Kondisi Jatim

Minggu, 13 September 2020 - 09:53 WIB
Jatim memakai intervensi Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM) terbukti lebih efektif untuk menekan penyebaran COVID-19. (Foto/SINDonews/Dok)
SURABAYA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) terus mengoptimalkan 3T (testing, tracing, treatment) maupun pembatasan sosial dan pengetatan protokol kesehatan untuk menekan penyebaran COVID-19 .

Pemprov Jatim juga melakukan pendekatan ilmiah bersama para pakar untuk mengukur keberhasilan dari intervensi yang telah dilakukan.



“Penanganan COVID-19 ini sangat menarik karena di tiap negara dan daerah terus belajar menemukan format yang efektif dan sesuai dengan daerahnya masing-masing. Alhamdulillah di Jatim intervensi Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM) terbukti lebih efektif untuk menekan penyebaran COVID-19," kata Khofifah, Minggu (13/9/2020). (BACA JUGA: Akhyar Di-bully HIPMI Sumut, Bobby Langsung Minta Maaf)

Khofifah mencontohkan, PSBM atau juga disebut mikro lockdown atau karantina lokal telah dilakukan di Magetan, termasuk di area Pondok Pesantren Temboro.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!