Cegah Corona, Faber-Castell Hentikan Suluruh Program Kegiatan Tahun Ini
Sabtu, 12 September 2020 - 10:20 WIB
Faber-Castell turut andil memberikan kontribusi dalam memberikan dana pendidikan. Foto/Ist
SURABAYA - Faber-Castell terus mendukung kreatifitas dan kualitas pendidikan di Indonesia. Produsen tulis terbesar dan tertua di dunia ini menghadiahkan dana pendidikan kepada 26 siswa dan guru terpilih.
Product Manager PT Faber-Castell International Indonesia, Richard Panelewen, mengatakan 26 siswa dan guru terpilih itu merupakan pemenang tiga kegiatan, yakni dari Family Art Competitions (FACT), Family Colouring Competitions (FCC) dan Teacher Competitions (TC).
"Dana pendidikan ini merupakan kompensasi dari hadiah semula yang seharusnya berupa tiket dan akomodasi bagi para pemenang nasional ke sejumlah objek wisata. Hal ini diambil dengan mempertimbangkan bahwa kondisi saat ini," katanya.
Sementara itu, Richard menjelaskan, bahwa sejumlah kegiatan Faber-Castell di periode 2019/2020 harus dihentikan lebih cepat, sebagai langkah pencegahan dari penyebaran COVID-19.
Pihaknya berkomitmen untuk mendepankan aspek keselamatan dan keamanan peserta kegiatan, yang di dominasi anak dan keluarga.
"Hal ini mengakibatkan sejumlah kegiatan nasional dihentikan sebelum jadwal seharusnya," lanjutnya.
Product Manager PT Faber-Castell International Indonesia, Richard Panelewen, mengatakan 26 siswa dan guru terpilih itu merupakan pemenang tiga kegiatan, yakni dari Family Art Competitions (FACT), Family Colouring Competitions (FCC) dan Teacher Competitions (TC).
"Dana pendidikan ini merupakan kompensasi dari hadiah semula yang seharusnya berupa tiket dan akomodasi bagi para pemenang nasional ke sejumlah objek wisata. Hal ini diambil dengan mempertimbangkan bahwa kondisi saat ini," katanya.
Sementara itu, Richard menjelaskan, bahwa sejumlah kegiatan Faber-Castell di periode 2019/2020 harus dihentikan lebih cepat, sebagai langkah pencegahan dari penyebaran COVID-19.
Pihaknya berkomitmen untuk mendepankan aspek keselamatan dan keamanan peserta kegiatan, yang di dominasi anak dan keluarga.
"Hal ini mengakibatkan sejumlah kegiatan nasional dihentikan sebelum jadwal seharusnya," lanjutnya.
Lihat Juga :