Satu Bapaslon Pilwali Surabaya Positif COVID-19, Dinkes Belum Bisa Tracing

Rabu, 09 September 2020 - 18:26 WIB
ilustrasi
SURABAYA - Satu Bapaslon Pilwali Surabaya positif COVID-19, namun Dinas Kesehatan (Dinkes) belum bisa melakukan tracing. Sejauh ini belum ada laporan nama yang terinfeksi COVID-19 tersebut.

Menurut Kabag Humas Pemkot Surabaya Febriadhita Prajarata, Dinkes belum menerima input data dari rumah sakkit yang melakukan tes swab para bakal pasangan calon kepala daeeah yang positif COVID-19. "Sehingga Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Surabaya belum bisa melakukan tracing," ujarnya, Rabu (9/9/2020).



(Baca juga: KPU: Satu Bapaslon Pilwali Surabaya Terinfeksi COVID-19 )

Diketahui, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya Divisi Hukum Suprayitno menyebut, salah satu bakal calon peserta Pilwali Surabaya 2020 terinfeksi COVID-19 berdasarkan hasil swab test yang dilaksanakan di RSUD dr.Soetomo Surabaya. Namun dia tidak bersedia mengungkap apakah yang positif COVID-19 itu dari bakal paslon Machfud Arifin-Mujiaman atau Eri Cahyadi-Armuji.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!