Panen Bawang Putih Naik Jadi 18,88 Ton
Senin, 07 September 2020 - 16:01 WIB
"Selain produktivitas yang meningkat, melalui edukasi yang kami berikan dapat membantu petani dalam efisiensi biaya produksi," ujar Imam kepada SINDOnews, Senin (7/9/2020). (Baca: Hasil Panen Ajib, Gapoktan Saluyu Binaan Pertagas Genjot Produksi Pupuk Organik )
Menurut Imam, sebelum diberikan kawalan dari pihaknya para petani menghaniskan biaya produksi sekitar Rp7 juta rupiah. "Dibandingkan dengan sesudah diberi kawalan, para petani dapat lebih mengefisiensi biaya produksi sebesar Rp4,4 juta," terang Imam.
Imam juga menambahkan, meski saat ini masih ditengah pandemi COVID-19, namun pihaknya memastikan terpenuhinya stok pupuk bagi para petani. "Kita panen bawang putih mengalami kenaikan menjadi 18,88 ton," jelasnya.
Menurut Imam, sebelum diberikan kawalan dari pihaknya para petani menghaniskan biaya produksi sekitar Rp7 juta rupiah. "Dibandingkan dengan sesudah diberi kawalan, para petani dapat lebih mengefisiensi biaya produksi sebesar Rp4,4 juta," terang Imam.
Imam juga menambahkan, meski saat ini masih ditengah pandemi COVID-19, namun pihaknya memastikan terpenuhinya stok pupuk bagi para petani. "Kita panen bawang putih mengalami kenaikan menjadi 18,88 ton," jelasnya.
(don)
Lihat Juga :