Kekuasaan Kerajaan Majapahit Terbelah Dua Sebelum Sumpah Palapa Gajah Mada
Senin, 28 April 2025 - 07:31 WIB
Sejak tahun 1331, wilayah Majapahit diperluas berkat penundukan Sadeng, di tepi Sungai Badadung dan Keta di pantai utara, dekat Panarukan, seperti diberitakan dalam Nagarakretagama pupuh 48/2, 49/3, dan dalam Kakawin Pararaton. Pada waktu itu, wilayah kerajaan meliputi seluruh Jawa Timur dan Pulau Madura.
Sejarawan Prof. Slamet Muljana pada bukunya "Tafsir Sejarah Nagarakretagama" menuturkan, wilayah Majapahit baru meluas setelah menguasai seluruh wilayah Jawa Timur. Misi Sumpah Palapa di bawah komando Gajah Mada kala itu juga berhasil menjangkau pulau-pulau di luar Pulau Jawa, yang disebut Nusantara.
Menurut Pararaton, politik perluasan wilayah ke Nusantara bertalian dengan program politik Gajah Mada yang diangkat sebagai Patih Amangkubumi pada tahun 1334. Untuk menjayakan program politik itu, pembesar-pembesar Majapahit yang tidak menyetujui, disingkirkan oleh Gajah Mada.
Baca juga: Tuah Sumpah Palapa Gajah Mada Bungkam Keangkuhan Pembesar Kerajaan Majapahit
Namun pelaksanaannya baru berjalan mulai tahun 1343 dengan penundukan Bali, pulau yang paling dekat dengan Jawa. Antara tahun 1343 dan 1347, Adityawarman meninggalkan Jawa untuk mendirikan kerajaan Malayapura di Minangkabau, Sumatra, seperti diberitakan dalam Piagam Sansekerta pada arca Amoghapasa, 1347. Pada piagam itu, Adityawarman bergelar Tuhan Patih.
Sejarawan Prof. Slamet Muljana pada bukunya "Tafsir Sejarah Nagarakretagama" menuturkan, wilayah Majapahit baru meluas setelah menguasai seluruh wilayah Jawa Timur. Misi Sumpah Palapa di bawah komando Gajah Mada kala itu juga berhasil menjangkau pulau-pulau di luar Pulau Jawa, yang disebut Nusantara.
Menurut Pararaton, politik perluasan wilayah ke Nusantara bertalian dengan program politik Gajah Mada yang diangkat sebagai Patih Amangkubumi pada tahun 1334. Untuk menjayakan program politik itu, pembesar-pembesar Majapahit yang tidak menyetujui, disingkirkan oleh Gajah Mada.
Baca juga: Tuah Sumpah Palapa Gajah Mada Bungkam Keangkuhan Pembesar Kerajaan Majapahit
Namun pelaksanaannya baru berjalan mulai tahun 1343 dengan penundukan Bali, pulau yang paling dekat dengan Jawa. Antara tahun 1343 dan 1347, Adityawarman meninggalkan Jawa untuk mendirikan kerajaan Malayapura di Minangkabau, Sumatra, seperti diberitakan dalam Piagam Sansekerta pada arca Amoghapasa, 1347. Pada piagam itu, Adityawarman bergelar Tuhan Patih.
Lihat Juga :