Tim Medis RS GL-Tobing Tanjung Morawa Mogok Kerja, 15 Pasien Covid-19 Dipindah
Minggu, 03 Mei 2020 - 14:02 WIB
Sebagai informasi, selama ini, tim medis RS GL-Tobing Tanjung Morawa diinapkan di Travel Hub Hotel yang tidak jauh dari rumah sakit, per kamar satu orang. Permintaan penggunaan kamar hotel dari satu orang menjadi dua orang ini dikarenakan biaya hotel yang kini mencapai total Rp1 miliar dalam satu bulan.
Permintaan ini ditolak tim medis RS GL-Tobing Tanjung Morawa lantaran ada beberapa petugas yang kontak langsung dengan pasien positif Covid-19, ada pula yang tengah menjalani masa isolasi.
Menurut salah satu dokter RS GL-Tobing Tanjung Morawa, Rudi Sambas mengatakan, permintaan per kamar dua orang ini menjadi masalah bagi tim medis. “Kami bekerja satu bulan, dua minggu bekerja, satu minggu isolasi, satu minggu pulang,” katanya.
Ketua Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI) Sumut ini berharap juga ada perhatian dari pemerintah provinsi dan pejabat berwenang.
Sementara Kepala Dinas Kesehatan Sumut, dr Alwi Mujahit menyatakan bahwa permasalahan ini muncul karena membengkaknya biaya kamar hotel. Dalam satu bulan, biaya yang dikeluarkan hampir mencapai Rp1 miliar.
Permintaan ini ditolak tim medis RS GL-Tobing Tanjung Morawa lantaran ada beberapa petugas yang kontak langsung dengan pasien positif Covid-19, ada pula yang tengah menjalani masa isolasi.
Menurut salah satu dokter RS GL-Tobing Tanjung Morawa, Rudi Sambas mengatakan, permintaan per kamar dua orang ini menjadi masalah bagi tim medis. “Kami bekerja satu bulan, dua minggu bekerja, satu minggu isolasi, satu minggu pulang,” katanya.
Ketua Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI) Sumut ini berharap juga ada perhatian dari pemerintah provinsi dan pejabat berwenang.
Sementara Kepala Dinas Kesehatan Sumut, dr Alwi Mujahit menyatakan bahwa permasalahan ini muncul karena membengkaknya biaya kamar hotel. Dalam satu bulan, biaya yang dikeluarkan hampir mencapai Rp1 miliar.
Lihat Juga :